Menu

Mode Gelap
Didik Agung: Trisakti Bung Karno Harus Menjadi Arah Pembangunan dan Pengelolaan APBD Samarinda Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

BERITA DAERAH · 15 Nov 2025 17:30 WITA ·

“The Soul of Magicland Kutim” Memukau: Bupati Ardiansyah Buka Festival Budaya, Dorong Pemajuan Sejarah Lokal


 “The Soul of Magicland Kutim” Memukau: Bupati Ardiansyah Buka Festival Budaya, Dorong Pemajuan Sejarah Lokal Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Gemerlap budaya menyelimuti Lapangan Polder Ilham Maulana pada Jumat (14/11/2025), saat Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman secara resmi membuka Festival Magic Land Kutai Timur ke-2. Acara yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim ini dipadati ratusan warga.

Festival tahun ini menampilkan karya unggulan bertajuk “The Soul of Magicland Kutim”, sebuah pertunjukan tari yang memadukan kekayaan nilai budaya dari pesisir hingga pedalaman Kutim dengan gerakan yang energik dan modern. Pertunjukan ini menjadi simbol keharmonisan keberagaman suku dan budaya di Kutim.

Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Ardiansyah menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya dan sejarah.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budayanya. Kutim adalah daerah yang heterogen dengan kekayaan alam luar biasa yang menjadi cerminan sejarah panjang, termasuk temuan mengenai kehidupan manusia purba di Kalimantan Timur,” tegas Ardiansyah.

Bupati Ardiansyah meminta Disdikbud untuk terus menggali, meneliti, dan mempublikasikan khazanah sejarah dan kebudayaan Kutim sebagai kontribusi bagi kebudayaan nasional. Ia berharap Festival Magic Land menjadi:

  1. Ruang perjumpaan.
  2. Ruang apresiasi.
  3. Ruang regenerasi bagi pelestarian budaya lokal.

Selain panggung utama, festival ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda kebudayaan yang lebih luas, termasuk Pameran Sejarah Budaya Islam dan Festival Pesona Budaya.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Didik Agung: Trisakti Bung Karno Harus Menjadi Arah Pembangunan dan Pengelolaan APBD Samarinda

21 Juni 2026 - 21:30 WITA

a52

Trisakti Bung Karno Harus Tercermin dalam APBD, Iswandi: Rakyat Harus Jadi Subjek Pembangunan

21 Juni 2026 - 20:30 WITA

a51

Pengamat Unmul: Pembangunan Samarinda Harus Berpihak pada Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

21 Juni 2026 - 19:30 WITA

a50

Helmi Abdullah: Semangat Trisakti Bung Karno Masih Relevan untuk Arah Pembangunan Samarinda

21 Juni 2026 - 18:30 WITA

a49

Ziarah Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

21 Juni 2026 - 13:00 WITA

a48

Polsek Loa Kulu dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Lima Desa Jelang HUT Bhayangkara ke-80

21 Juni 2026 - 09:00 WITA

a43
Trending di BERITA DAERAH