KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah strategis dalam digitalisasi pendidikan dengan merencanakan kerja sama bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk mendukung Program Pendidikan Inuma (Pembelajaran Elektronik). Rencana kerja sama ini akan difokuskan pada penyediaan alat elektronik pembelajaran di Kecamatan Sangatta Utara, yang merupakan wilayah ring I tambang PT KPC.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa Program Inuma bertujuan meningkatkan proses belajar mengajar menggunakan aplikasi dan teknologi internet. PT KPC akan dijadikan pilot project partisipasi perusahaan dalam mendukung program pembelajaran elektronik pemerintah di Kutim, khususnya dalam hal pengadaan perangkat keras.
Untuk wilayah di luar Sangatta Utara, Disdikbud berencana melibatkan partisipasi perusahaan lain yang beroperasi di kecamatan tersebut, seperti perusahaan tambang Indeksim, Indominco, PT Gam, hingga perusahaan perkebunan, meskipun mungkin dalam skala yang lebih kecil.
Program Inuma sendiri didukung oleh inisiatif pemerintah yang sebelumnya telah melakukan pemasangan Starlink di 141 sekolah di area blank spot sejak tahun lalu, dengan biaya internet (pulsa) yang ditanggung oleh pemerintah.
Selain itu, Disdikbud juga merencanakan bimbingan teknis (Bimtek) SIRUP bekerja sama dengan Google. Program ini merupakan upaya Disdikbud untuk mencapai level Kajian Sekolah Google (KSG). Persyaratan untuk mencapai level tersebut mencakup minimal 30 persen guru yang bersertifikat L1, seluruh guru dan siswa wajib memiliki akun belajar, dan sekolah harus memiliki ketersediaan 60 unit Chromebook.
ADV Diskominfo SP Kutim

















