KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SDN 007 Tenggarong Seberang kini memprioritaskan penguatan karakter dan kedisiplinan siswa melalui berbagai program sekolah terpadu. Sekolah menilai bahwa pembentukan karakter harus berjalan seiring dengan proses akademik agar siswa tumbuh sebagai pribadi yang beretika, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Upaya ini dilakukan melalui pembiasaan harian, kegiatan rutin, hingga pelibatan siswa dalam aktivitas positif.
Salah satu bentuk penguatan karakter dilakukan melalui kegiatan keagamaan dan pembiasaan sikap disiplin sejak pagi hari. Mulai dari kedatangan siswa, baris pagi, hingga pelaksanaan doa bersama, seluruh rangkaian diarahkan untuk menanamkan rasa hormat, kemandirian, serta tanggung jawab. Guru turut berperan aktif dalam menuntun siswa agar kebiasaan baik tersebut menjadi bagian dari perilaku mereka.
“Pembentukan karakter itu penting. Kami ingin siswa tidak hanya pintar, tetapi juga punya sikap disiplin dan tanggung jawab,” ujar Plt. Kepala SDN 007 Tenggarong Seberang, Sudirman, Senin (17/11/2025).
Selain pembiasaan harian, sekolah juga mengembangkan program ekstrakurikuler yang bertujuan memperkaya nilai karakter. Kegiatan seperti pramuka, latihan upacara, kelompok keagamaan, hingga kerja bakti lingkungan dirancang agar siswa belajar bekerja sama, saling menghargai, dan memiliki kepekaan sosial. Program ini dijalankan secara berkala dan mendapat dukungan luas dari orang tua.
Pembiasaan menjaga lingkungan menjadi salah satu fokus utama. Setiap pekan, siswa dijadwalkan melakukan pembersihan area sekolah, merawat tanaman, dan memastikan ruang kelas tetap rapi. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan kebersihan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan belajar.
“Melalui kegiatan seperti kerja bakti, anak-anak belajar arti kebersamaan dan peduli lingkungan. Itu sangat penting untuk pembentukan karakter,” jelas Sudirman.
Sekolah juga mulai merancang kegiatan baru yang mendukung pendidikan karakter berbasis praktik langsung. Salah satunya adalah rencana pembangunan musola yang bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan nilai-nilai moral. Musola direncanakan menjadi pusat kegiatan rohani, pembiasaan akhlak, serta ruang edukasi nilai etika bagi siswa.
Guru-guru pun dilibatkan sepenuhnya dalam pengawasan dan pelaksanaan pembinaan karakter. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga memberi contoh perilaku sopan santun, kejujuran, dan kedisiplinan. Pendekatan ini dianggap efektif untuk menciptakan budaya sekolah yang positif dan konsisten.
“Guru adalah teladan bagi anak-anak. Karena itu, kami selalu menekankan agar semua kegiatan mengarah pada pembentukan sikap yang baik,” ucap Sudirman.
Ke depan, SDN 007 Tenggarong Seberang berkomitmen memperkuat program-program yang berorientasi pada karakter. Sekolah berharap siswa tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang berakhlak, beretika, serta memiliki rasa tanggung jawab kepada diri sendiri dan lingkungan.
Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, pihak sekolah optimistis bahwa pendidikan karakter dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan siswa. SDN 007 bertekad mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga matang secara moral dan emosional.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















