Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto Kepergok Mencuri di Wisata Air Terjun Perjiwa, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Depan Rumah Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

BERITA DAERAH · 18 Nov 2025 14:15 WITA ·

Pelaksanaan Proyek Multi Years Contract (MYC) Senilai Rp2,1 Triliun di Kutim Tergantung Tiga Kunci Kesiapan Teknis


 Pelaksanaan Proyek Multi Years Contract (MYC) Senilai Rp2,1 Triliun di Kutim Tergantung Tiga Kunci Kesiapan Teknis Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk melaksanakan 32 item proyek strategis dengan skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract / MYC) yang diestimasi menelan anggaran hingga Rp2,1 triliun, masih menghadapi ketidakpastian. Pelaksanaan proyek-proyek tersebut dipastikan sangat bergantung pada faktor kesiapan teknis di lapangan.

Noviari Noor, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kutim yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim, menegaskan bahwa dari 32 program yang diusulkan, tidak semua dapat langsung dieksekusi. Kesiapan teknis ini mencakup tiga faktor utama: ketersediaan lahan, adanya Detailed Engineering Design (DED), dan hasil Feasibility Study (FS) yang memadai.

Noviari menjelaskan, proyek yang belum memiliki kelengkapan dokumen teknis seperti FS atau DED, meskipun lahannya sudah tersedia, akan tetap menjadi bahan pertimbangan mendalam. Oleh karena itu, besaran anggaran Rp2,1 triliun yang telah dialokasikan akan disesuaikan secara fleksibel dengan tingkat kesiapan masing-masing proyek. Seluruh keputusan pelaksanaan juga akan dikonsultasikan dengan pimpinan daerah (Bupati dan Wakil Bupati).

Kondisi ketidakpastian ini juga berlaku bagi usulan proyek tahun jamak yang datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim. Ketua DPRD Kutim, Jimmi, sebelumnya membenarkan adanya 32 usulan yang masuk ke dewan, namun mengisyaratkan bahwa jumlah tersebut kemungkinan akan berkurang. Usulan dari anggota dewan didominasi oleh pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, yang merupakan prioritas di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Intinya, faktor kesiapan menjadi penentu utama realisasi proyek MYC 2026.

 

ADV Diskominfo SP Kutim
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban

27 April 2026 - 20:00 WITA

rdpkukar3

DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

rdpkukar1

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur

27 April 2026 - 15:00 WITA

mal1
Trending di BERITA DAERAH