KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – DPD KNPI Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera meluncurkan program Odah Kesehatan Pemuda, sebuah layanan khusus yang difokuskan untuk membantu pemuda dalam menjaga kesehatan mental dan fisik. Program ini dijadwalkan launching bulan depan dan menjadi salah satu terobosan baru KNPI Kukar dalam merespons meningkatnya isu kesehatan mental di kalangan generasi muda.
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, mengatakan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian organisasi terhadap kondisi psikologis anak muda yang kian kompleks. Menurutnya, banyak pemuda menghadapi tekanan hidup yang membuat mereka rentan terhadap stres, depresi, hingga tindakan ekstrem.
“Kesehatan mental itu perlu hari ini. Isu kesehatan mental sangat luar biasa dan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya pada Selasa (18/11/2025).
Rian menambahkan bahwa banyak anak muda hari ini mudah putus asa ketika gagal mencapai cita-cita, lalu beralih ke perilaku negatif seperti narkoba atau bahkan mencoba bunuh diri. Ia menyebut fenomena tersebut sebagai alarm serius bagi organisasi kepemudaan untuk mengambil peran.
“Kita lihat banyak anak muda sekarang cepat putus asa. Gen Z di Kukar ini perlu diperhatikan. Jadi kita fasilitasi melalui KNPI Kukar,” katanya.
Melalui program Odah Kesehatan Pemuda, KNPI Kukar akan menyiapkan psikolog profesional dari Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Kukar yang akan mendampingi pemuda setiap bulan. Layanan konseling akan dibuka setiap hari Jumat, pukul 13.00–16.00, dan dapat digunakan secara gratis oleh seluruh pemuda.
“Nanti ada psikolog yang mendampingi, dia bisa curhat, bisa konsultasi. Kita siapkan pendampingan motivasi dan penguatan mental,” jelas Rian.
Launching program ini juga akan dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa sunat massal dan santunan untuk 100 anak duafa. Rian menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan simbol bahwa KNPI Kukar ingin kembali hadir dan aktif setelah beberapa tahun vakum.
“Saya ingin membangkitkan kembali KNPI Kukar yang sekian tahun vakum,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada mental, Odah Kesehatan Pemuda juga mengombinasikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Menurut Rian, kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menjangkau lebih banyak pemuda dan masyarakat.
“Sudah waktunya kita berkolaborasi, bukan berkompetisi,” ujarnya.
Ia berharap program ini bisa menjadi model yang nantinya difasilitasi pemerintah dan berkembang hingga ke tingkat kecamatan.
“Tujuan odah kesehatan pemuda itu agar generasi muda Kukar mulai memperhatikan kesehatan mental, dan kita yang memulai. Semoga pemerintah bisa memfasilitasi di tiap-tiap kecamatan,” harapnya.
Program Odah Kesehatan Pemuda menjadi salah satu langkah progresif KNPI Kukar dalam merespons kebutuhan zaman.
Dengan layanan konseling psikologis, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pendekatan kolaboratif, program ini diharapkan dapat menjadi ruang aman bagi pemuda untuk memperbaiki kualitas hidup dan menguatkan mental menghadapi tantangan masa depan.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















