Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 11 Des 2025 17:00 WITA ·

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah


 Lokasi kebakaran di Jalan Sambarina Poros Anggana, Gang Mulia Tosungan Purun, RT 21, Kecamatan Anggana. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 13.17 Wita ini menghanguskan sejumlah bangunan dan menewaskan tiga anak. (Pic: Redkar) Perbesar

Lokasi kebakaran di Jalan Sambarina Poros Anggana, Gang Mulia Tosungan Purun, RT 21, Kecamatan Anggana. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 13.17 Wita ini menghanguskan sejumlah bangunan dan menewaskan tiga anak. (Pic: Redkar)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kebakaran tragis melanda kawasan Jalan Sambarina Poros Anggana, Gang Mulia Tosungan Purun, RT 21, Kecamatan Anggana, pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 13.17 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan beberapa bangunan sekaligus menyebabkan tiga anak meninggal dunia.

Kepala Seksi Pemadaman dan Investigasi Disdamkartan Kukar, Muksin, yang mewakili Kepala Disdamkartan Kukar Fida Hurasani, menyampaikan bahwa kebakaran menghanguskan satu rumah dengan delapan pintu, satu rumah dengan empat pintu, serta satu rumah pribadi. Api baru dapat dikuasai sekitar satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 14.37 Wita.

“Tiga korban meninggal berjenis kelamin laki-laki, masing-masing berusia 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun. Identitas lengkap korban dan orang tua masih menunggu pemeriksaan pihak berwenang,” jelas Muksin.

Korban telah dievakuasi ke Puskesmas Anggana, sementara proses pendataan lanjutan masih berlangsung.

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun, Muksin menegaskan bahwa tim masih menunggu hasil investigasi lengkap dari petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, setidaknya delapan kepala keluarga (KK) terdampak dan kehilangan tempat tinggal. Material bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

“Data ini masih bersifat awal. Kami menunggu laporan valid dari Posko Anggana dan tim identifikasi,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi warga Anggana, sementara proses penyelidikan dan pendataan kerugian terus berlanjut.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH