Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 11 Des 2025 17:00 WITA ·

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah


 Lokasi kebakaran di Jalan Sambarina Poros Anggana, Gang Mulia Tosungan Purun, RT 21, Kecamatan Anggana. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 13.17 Wita ini menghanguskan sejumlah bangunan dan menewaskan tiga anak. (Pic: Redkar) Perbesar

Lokasi kebakaran di Jalan Sambarina Poros Anggana, Gang Mulia Tosungan Purun, RT 21, Kecamatan Anggana. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 13.17 Wita ini menghanguskan sejumlah bangunan dan menewaskan tiga anak. (Pic: Redkar)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kebakaran tragis melanda kawasan Jalan Sambarina Poros Anggana, Gang Mulia Tosungan Purun, RT 21, Kecamatan Anggana, pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 13.17 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan beberapa bangunan sekaligus menyebabkan tiga anak meninggal dunia.

Kepala Seksi Pemadaman dan Investigasi Disdamkartan Kukar, Muksin, yang mewakili Kepala Disdamkartan Kukar Fida Hurasani, menyampaikan bahwa kebakaran menghanguskan satu rumah dengan delapan pintu, satu rumah dengan empat pintu, serta satu rumah pribadi. Api baru dapat dikuasai sekitar satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 14.37 Wita.

“Tiga korban meninggal berjenis kelamin laki-laki, masing-masing berusia 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun. Identitas lengkap korban dan orang tua masih menunggu pemeriksaan pihak berwenang,” jelas Muksin.

Korban telah dievakuasi ke Puskesmas Anggana, sementara proses pendataan lanjutan masih berlangsung.

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun, Muksin menegaskan bahwa tim masih menunggu hasil investigasi lengkap dari petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, setidaknya delapan kepala keluarga (KK) terdampak dan kehilangan tempat tinggal. Material bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

“Data ini masih bersifat awal. Kami menunggu laporan valid dari Posko Anggana dan tim identifikasi,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi warga Anggana, sementara proses penyelidikan dan pendataan kerugian terus berlanjut.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH