Menu

Mode Gelap
Polsek Muara Jawa Ringkus Pengedar Sabu, 42 Paket Narkoba Disita Dua Pengedar Sabu di Sebulu Ditangkap, Polres Kukar Amankan 10 Paket Sabu dan Jutaan Rupiah Tersasar di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR Iduladha Pertama di Masjid Negara IKN, Ribuan Paket Kurban Disalurkan Untuk Warga dan Pekerja Sangkuliman Tampilkan Pesona Ekowisata dan Budaya Lokal

BERITA DAERAH · 2 Apr 2026 16:00 WITA ·

Manfaatkan Google Earth Pro, Distanak Kukar Tingkatkan Akurasi Data Pertanian Berbasis Spasial


 Manfaatkan Google Earth Pro, Distanak Kukar Tingkatkan Akurasi Data Pertanian Berbasis Spasial Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas data sektor pertanian dengan memanfaatkan aplikasi Google Earth Pro. Hal ini disampaikan dalam kegiatan press release terkait penggunaan teknologi tersebut untuk mendukung penyusunan data pertanian berbasis spasial.

Pemanfaatan Google Earth Pro dinilai mampu meningkatkan akurasi data sekaligus mempercepat proses perencanaan dan pengambilan kebijakan di sektor pertanian. Teknologi ini juga memberikan kemudahan dalam menyajikan data berbasis lokasi secara visual dan komprehensif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Kutai Kartanegara, Muhammad Rifani, menjelaskan bahwa aplikasi ini dipilih karena kemudahan penggunaan serta kemampuannya dalam menampilkan data wilayah secara detail.

“Melalui pemanfaatan Google Earth Pro, kami berharap data pertanian di Kutai Kartanegara menjadi lebih akurat, terukur, dan berbasis spasial, sehingga perencanaan dan pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Rifani, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, melalui aplikasi tersebut para penyuluh pertanian dapat memetakan berbagai informasi penting, seperti titik koordinat lahan, luas area persawahan, hingga lokasi saluran irigasi secara lebih rinci. Data yang sebelumnya hanya berupa angka kini dapat diperkaya dengan peta digital, sehingga memberikan gambaran kondisi lapangan yang lebih jelas.

Selain itu, penggunaan Google Earth Pro juga membantu penyuluh dalam mengidentifikasi berbagai permasalahan di lapangan, seperti saluran irigasi yang membutuhkan perbaikan atau normalisasi. Data spasial yang dihasilkan pun dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengajuan program pembangunan ke pemerintah.

Dengan dilengkapi titik lokasi dan peta yang akurat, usulan dari kelompok tani menjadi lebih mudah diverifikasi dan dipertanggungjawabkan. Tak hanya itu, aplikasi ini juga mendukung perencanaan teknis, seperti menghitung panjang saluran irigasi dan luas lahan secara lebih presisi dan efisien.

Rifani mengungkapkan, pelatihan penggunaan Google Earth Pro telah diberikan kepada para penyuluh pertanian, baik secara luring maupun daring. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri tanpa dukungan anggaran khusus, namun tetap memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas data pertanian di Kukar.

Ke depan, Distanak Kutai Kartanegara akan terus mendorong pemanfaatan data spasial secara berkelanjutan, termasuk dalam setiap penyusunan program dan usulan dari kelompok tani. Langkah ini diharapkan mampu memastikan bahwa perencanaan pembangunan pertanian tidak hanya berbasis data administratif, tetapi juga didukung data visual yang akurat serta mudah diverifikasi di lapangan.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tersasar di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR

28 Mei 2026 - 19:00 WITA

hutan01

Sangkuliman Tampilkan Pesona Ekowisata dan Budaya Lokal

28 Mei 2026 - 09:00 WITA

703092475 122275769672165445 671834973514103866 n

Tinjau Penyembelihan Kurban di Sejumlah Titik, Bupati Kukar Dorong Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

27 Mei 2026 - 16:00 WITA

pwi3

Gotong Royong Sembelih Kurban, PWI Kukar Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

27 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwi1

Viral Orangutan Kurus di Jalan Tambang Kaltim, Kisah Mauliyan dan Ariandi Jadi Alarm Rusaknya Habitat

26 Mei 2026 - 20:00 WITA

orangutan001

Dishub dan Satlantas Samarinda Tegas Tertibkan Truk Gandeng di Teuku Umar, Pelanggar Terancam Digembosi

26 Mei 2026 - 19:00 WITA

dishubkota03
Trending di BERITA DAERAH