Menu

Mode Gelap
LPM Samarinda Seberang Soroti Kerancuan Tapal Batas, Minta Pemkot Lakukan Kajian Ulang Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Semarakkan Pampang, Angkat Warisan Leluhur ke Panggung Pariwisata Joko Wiratno Soroti Rendahnya Realisasi Budidaya Ikan, DPRD Minta Kendala Segera Diatasi Viktor Yuan Dorong Program Perikanan Tepat Sasaran, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Anggaran DPRD Samarinda Dorong Percepatan Pencairan Anggaran dan Prioritaskan Program Perikanan yang Menyentuh Masyarakat

BERITA DAERAH · 24 Jun 2026 18:00 WITA ·

Viktor Yuan Dorong Program Perikanan Tepat Sasaran, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Anggaran


 Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menegaskan pentingnya program perikanan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi nelayan, pembudidaya ikan, serta masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menegaskan pentingnya program perikanan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi nelayan, pembudidaya ikan, serta masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Penyusunan program dan anggaran pemerintah daerah harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Prinsip itulah yang ditegaskan Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, saat mengikuti rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Perikanan Kota Samarinda terkait Laporan Realisasi Kegiatan dan Keuangan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2027.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Kota Samarinda, Rabu (24/6/2026), tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan program sekaligus penyusunan arah kebijakan sektor perikanan pada tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, Viktor Yuan menegaskan bahwa DPRD memiliki komitmen untuk terus mengawal program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya nelayan, pembudidaya ikan, dan kelompok usaha yang menggantungkan penghidupannya pada sektor perikanan.

“Yang menjadi prioritas kami adalah program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Viktor, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengesampingkan kebutuhan warga. Karena itu, ia menilai komunikasi dan koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan DPRD harus semakin diperkuat agar program-program prioritas yang lahir dari aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dalam perencanaan anggaran.

Ia menjelaskan, dalam proses penyusunan anggaran daerah terdapat pembagian kategori program, mulai dari program sangat prioritas, prioritas, hingga program reguler. Namun demikian, penentuan prioritas tidak boleh hanya berpatokan pada aspek administratif semata, melainkan harus mempertimbangkan kondisi riil yang terjadi di lapangan.

Sebagai wakil rakyat yang secara rutin melakukan reses dan menyerap aspirasi warga, Viktor mengaku memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari kebutuhan bantuan sarana produksi, dukungan permodalan, hingga peningkatan fasilitas penunjang bagi sektor perikanan.

“Kami yang turun langsung ke masyarakat tentu mengetahui mana kebutuhan yang paling mendesak dan mana yang masih bisa ditunda,” katanya.

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai dinas teknis memiliki peran strategis sebagai jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah. Oleh karena itu, OPD diharapkan mampu memperjuangkan program-program yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan lebih efektif apabila seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama bahwa tujuan utama anggaran adalah menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam proses perencanaan pembangunan sering kali terdapat berbagai kepentingan yang harus diakomodasi. Namun, kebutuhan masyarakat tetap harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan.

“Dinas harus mampu menyeimbangkan antara program pemerintah daerah dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” tegasnya.

Viktor mengungkapkan, selama menjalankan tugas kedewanan, dirinya kerap menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait sektor perikanan. Aspirasi tersebut, kata dia, menjadi bahan penting yang akan terus diperjuangkan dalam setiap pembahasan program dan anggaran.

Karena itu, ia berharap sinergi antara DPRD dan Dinas Perikanan Kota Samarinda dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa kita perjuangkan bersama. Tidak semuanya bisa diwujudkan sekaligus, tetapi komunikasi yang baik akan membantu menemukan solusi terbaik,” pungkasnya.

Melalui hearing tersebut, Komisi II DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap program sektor perikanan agar tidak hanya terserap secara administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan pembudidaya ikan di Kota Tepian.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

LPM Samarinda Seberang Soroti Kerancuan Tapal Batas, Minta Pemkot Lakukan Kajian Ulang

24 Juni 2026 - 21:00 WITA

a92

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Semarakkan Pampang, Angkat Warisan Leluhur ke Panggung Pariwisata

24 Juni 2026 - 20:00 WITA

a91

Joko Wiratno Soroti Rendahnya Realisasi Budidaya Ikan, DPRD Minta Kendala Segera Diatasi

24 Juni 2026 - 19:00 WITA

a90

DPRD Samarinda Dorong Percepatan Pencairan Anggaran dan Prioritaskan Program Perikanan yang Menyentuh Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:00 WITA

a88

Dinas Perikanan Samarinda Optimistis Capaian Kinerja Meningkat, Usulkan Tambahan Dukungan untuk Nelayan dan Pembudidaya

24 Juni 2026 - 16:00 WITA

a87

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Kinerja Dispernakan, Soroti Pemangkasan Anggaran 2027

24 Juni 2026 - 15:00 WITA

a86
Trending di BERITA DAERAH