Menu

Mode Gelap
Galeri Arsip Daerah Balikpapan Resmi Dibuka, Jadi Ruang Belajar Sejarah bagi Generasi Muda Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Keberatan Operasional Diambil Alih Perumda Semarak Bulan Gemar Membaca, Dispustakar Balikpapan Gelar Mini Festival Literasi Pemkot Balikpapan Perkuat Pencegahan Karhutla di Tengah Cuaca Kering DPRD Samarinda Bahas Raperda Kebakaran, Keselamatan Fasilitas Publik Jadi Sorotan

BERITA DAERAH · 2 Sep 2026 20:00 WITA ·

Pemkot Balikpapan Perkuat Pencegahan Karhutla di Tengah Cuaca Kering


 Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan, mengingat kondisi kering meningkatkan risiko kebakaran. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan, mengingat kondisi kering meningkatkan risiko kebakaran. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca kering yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi vegetasi yang mengering akibat minimnya hujan membuat api lebih mudah menyala dan menyebar.

“Jangan membakar lahan dalam kondisi seperti sekarang,” kata Rahmad setelah menerima audiensi Tim Penyuluh Mabes TNI, Mabes Angkatan, dan Perwira Siswa Sesko TNI Dikreg 56 di Balikpapan, Rabu (2/9/2026).

Menurut Rahmad, kondisi kering yang telah berlangsung sekitar satu hingga dua bulan terakhir meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah. Karena itu, masyarakat diminta turut menjaga lingkungan dengan menghindari aktivitas yang dapat menjadi sumber api.

Selain pembakaran lahan, masyarakat juga diingatkan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi rerumputan dan daun kering.

“Puntung rokok juga bisa menjadi pemicu kebakaran,” ujarnya.

Untuk memperkuat pencegahan, Pemkot Balikpapan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Camat dan lurah diminta aktif memberikan imbauan sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga di wilayah masing-masing.

Sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi, seperti Kecamatan Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara, menjadi salah satu sasaran penguatan sosialisasi pencegahan karhutla.

Rahmad menegaskan, pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran maupun satuan tugas. Peran masyarakat dinilai sangat penting karena potensi kebakaran dapat ditekan sejak sumber api pertama kali muncul.

“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, Tim Penyuluh Mabes TNI bersama jajaran TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta Perwira Siswa Sesko TNI Dikreg 56 turut membahas langkah pencegahan karhutla bersama Pemkot Balikpapan.

Pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi serta kesiapan Balikpapan dalam menghadapi potensi kebakaran yang dipicu kondisi cuaca kering.

Rahmad menyebut pemerintah pusat telah menyiagakan sekitar 1.400 personel untuk mendukung penanganan kebakaran di wilayah Kalimantan. Dari jumlah tersebut, sekitar 100 personel ditempatkan di Balikpapan untuk memperkuat kesiapsiagaan.

Meski tingkat kerawanan kebakaran di Balikpapan masih berada pada kategori sedang, Pemkot tetap meningkatkan langkah antisipasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas dan berdampak terhadap permukiman maupun kawasan lingkungan lainnya.

Usai audiensi, Tim Penyuluh melanjutkan kegiatan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat di Kantor Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur. Penyuluhan diikuti para ketua RT dan RW serta sejumlah pemilik lahan di wilayah tersebut.

Perwira Siswa Sesko TNI Kolonel Inf Akhmad Juni Toa mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan karhutla.

“Masyarakat sangat penting dalam mencegah kebakaran,” katanya.

Menurutnya, masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran. Dengan demikian, warga dapat lebih cepat mengenali tanda-tanda awal munculnya api dan segera melaporkannya kepada pihak terkait.

Karena itu, penanganan bencana berbasis komunitas perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat, pemilik lahan, serta masyarakat.

Kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tim Penyuluh Mabes TNI, Mabes Angkatan, dan Perwira Siswa Sesko TNI Dikreg 56 di Balikpapan. Tim tersebut di antaranya terdiri dari Kolonel Inf Akhmad Juni Toa, Kolonel Inf Ary Sutrisno, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, dan Kolonel Pnb Dodik Supriyanto.

Melalui sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, Pemkot Balikpapan berharap potensi karhutla selama kondisi cuaca kering dapat ditekan. Deteksi dan pencegahan sejak dini diharapkan mampu mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Galeri Arsip Daerah Balikpapan Resmi Dibuka, Jadi Ruang Belajar Sejarah bagi Generasi Muda

3 September 2026 - 13:00 WITA

h72

Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Keberatan Operasional Diambil Alih Perumda

3 September 2026 - 12:00 WITA

h71

Semarak Bulan Gemar Membaca, Dispustakar Balikpapan Gelar Mini Festival Literasi

3 September 2026 - 11:00 WITA

h70

DPRD Samarinda Bahas Raperda Kebakaran, Keselamatan Fasilitas Publik Jadi Sorotan

2 September 2026 - 19:00 WITA

h68

Raperda Kebakaran Samarinda Matangkan Sistem Proteksi Gedung dan Pengaturan Relawan

2 September 2026 - 18:00 WITA

h67

Raperda Pariwisata Samarinda Diarahkan Jadi Roadmap Pengembangan Destinasi dan Ekonomi

2 September 2026 - 17:00 WITA

h66
Trending di BERITA DAERAH