Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto Kepergok Mencuri di Wisata Air Terjun Perjiwa, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Depan Rumah Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

BERITA DAERAH · 14 Nov 2025 10:45 WITA ·

Disdikbud Kukar Gelar Bimtek Guru Inklusi SD Gelombang II, Bekali Kemampuan Identifikasi dan Layanan ABK


 Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Inklusi SD Gelombang II yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, berlangsung di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, beberapa waktu lalu. (Dok. Indirwan) Perbesar

Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Inklusi SD Gelombang II yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, berlangsung di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, beberapa waktu lalu. (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali memperkuat upaya menghadirkan pendidikan inklusif yang merata melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru Inklusi SD Gelombang II. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 November 2025, bertempat di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari layanan pendidikan inklusif dan berdiferensiasi yang wajib diberikan kepada seluruh peserta didik tanpa terkecuali. Guru-guru SD dibekali kemampuan untuk memahami karakter setiap anak, termasuk mengidentifikasi kebutuhan khusus yang memerlukan layanan intervensi tertentu.

“Pendidikan inklusif menuntut kita memberikan layanan sesuai karakter masing-masing siswa. Dari awal kita harus tahu kategorinya, sehingga guru dapat menentukan intervensi atau terapi apa yang tepat,” ungkap Pujianto pada Jumat (14/11/2025).

Lebih dari 200 guru SD mengikuti kegiatan ini. Mereka memperoleh materi tentang cara mengidentifikasi dan melakukan asesmen terhadap karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK). Tujuannya, agar guru mampu menentukan langkah pendampingan sejak siswa pertama kali masuk sekolah.

“Ketika proses asesmen dilakukan sejak awal, guru akan tahu apa yang harus dilakukan dan terapi apa yang harus diberikan. Karena itu kami hadirkan praktisi yang langsung berkaitan dengan ABK,” jelasnya.

Disdikbud Kukar menghadirkan berbagai narasumber profesional, mulai dari terapis rumah sakit, guru SLB, hingga praktisi disabilitas. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung sehingga mudah dipahami oleh peserta. Antusiasme guru sangat terlihat selama pelatihan.

“Kemarin teman-teman guru sangat antusias. Mereka senang mendapatkan ilmu baru terkait penanganan anak berkebutuhan khusus,” lanjut Pujianto.

Selain untuk jenjang SD, program peningkatan kompetensi guru inklusi juga akan berlanjut bagi guru SMP. Pada akhir November ini, guru SMP dijadwalkan mengikuti pemagangan di salah satu sekolah rujukan inklusi.

“Nanti guru SMP akan dimagangkan sekitar sembilan hari secara bertahap untuk belajar langsung di sekolah inklusi,” tambahnya.

Melalui rangkaian bimtek ini, Disdikbud Kukar berharap layanan pendidikan inklusif di seluruh satuan pendidikan semakin berkualitas, sehingga setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang adil dan sesuai kebutuhannya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP DPRD Kukar Bahas Nasib Ribuan Warga Tahura, Camat Samboja Barat Minta Kejelasan Penertiban

27 April 2026 - 20:00 WITA

rdpkukar3

DPRD Kukar Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga Lama di Kawasan Hutan Bukit Soeharto

27 April 2026 - 19:30 WITA

rdpkukar1

Polemik Gereja Mangkungpalas, Wawali Samarinda Akui Belum Terima Laporan Lengkap Perizinan

27 April 2026 - 18:00 WITA

wawali1

Komisi II DPRD Samarinda Sorot Keuangan Daerah, Dari Dana Mengendap Hingga Aset Belum Optimal

27 April 2026 - 17:00 WITA

dprdkota04

Tinjau Proyek TPA, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Sorot Hasil Belum Maksimal Meski Anggaran Besar

27 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota03

Kemarau Mulai Mengeringkan Lahan, Distanak Kukar Gerak Cepat Data Kebutuhan Petani Sayur

27 April 2026 - 15:00 WITA

mal1
Trending di BERITA DAERAH