KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan pemuda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Pelatihan Security Garda Pratama yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar pada tahun 2025. Program ini melibatkan pemuda dari berbagai kecamatan dan dihadirkan untuk menjawab kebutuhan tenaga pengamanan yang kompetitif dan tersertifikasi di daerah.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi organisasi kepemudaan yang disampaikan melalui KNPI. Banyak pemuda yang berminat bekerja di bidang keamanan, namun masih terkendala pemenuhan sertifikasi resmi.
“Inisiatif ini muncul dari teman-teman KNPI, khususnya tingkat kecamatan, yang melihat banyak pemuda ingin memiliki sertifikat Garda Pratama,” ujar Derry di Tenggarong, Kamis (27/11/2025).
Menurutnya, aspirasi tersebut kemudian dibahas bersama dan disesuaikan dengan program kerja Dispora Kukar. Setelah melalui evaluasi, pelatihan ini kemudian dimasukkan dalam agenda peningkatan kompetensi pemuda tahun 2025. “Alhamdulillah, usulan itu kami programkan tahun 2025 ini. Jadi ini bagian dari upaya kita menjawab kebutuhan nyata pemuda,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 20 peserta yang direkomendasikan KNPI Kukar mengikuti pelatihan di SKB Tenggarong Seberang. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar pengamanan, kedisiplinan, serta standar operasional kerja seorang Garda Pratama. Seluruh materi diberikan langsung oleh instruktur bersertifikat dan profesional di bidangnya.
Derry menyebut, sertifikat resmi Garda Pratama menjadi nilai tambah penting ketika para peserta melamar pekerjaan, baik di perusahaan lokal maupun nasional. “Kami ingin pemuda Kukar memiliki kesempatan kerja yang lebih luas dan diakui secara profesional,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM pemuda membutuhkan kerja sama berkelanjutan dari berbagai pihak.
“Upaya memajukan kualitas pemuda bukan tugas satu pihak saja, tetapi harus melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat,” tegasnya.
Dispora Kukar berharap pelatihan seperti ini dapat terus diperluas agar menjangkau lebih banyak pemuda di tahun-tahun mendatang. “Ini adalah langkah awal, dan semoga ke depan makin banyak pemuda yang bisa ikut serta,” tutup Derry.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















