Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 2 Des 2025 15:45 WITA ·

Produk Lokal Kukar Jadi Fokus Peningkatan Daya Saing Wirausaha Muda


 Suasana pelatihan yang diikuti para wirausaha muda, yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara. (Dok. A Wahyudi) Perbesar

Suasana pelatihan yang diikuti para wirausaha muda, yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara. (Dok. A Wahyudi)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan pentingnya pengembangan produk lokal sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah. Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyebut wirausaha muda menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan dan memasarkan produk unggulan daerah.

“Kami ingin produk lokal Kukar semakin dikenal, baik dari segi kualitas, kemasan, maupun inovasi. Wirausaha muda adalah agen perubahan untuk mewujudkannya,” ujar Dery, Selasa (2/12/2025).

Menurut Dery, penguatan produk lokal tidak hanya soal menciptakan produk baru, tetapi juga mengembangkan produk yang sudah ada agar lebih menarik bagi konsumen. Aspek rasa, tampilan, dan kemasan menjadi faktor penting yang menentukan daya tarik produk.

“Produk lokal yang kreatif dan berkualitas akan memiliki nilai lebih. Dengan inovasi, konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga merasakan identitas dan budaya daerah,” jelasnya.

Dispora Kukar mendorong pelaku UMKM muda untuk memahami tren pasar serta memanfaatkan teknologi dan media sosial sebagai sarana promosi. Hal ini dinilai penting agar produk lokal dapat menjangkau pasar lebih luas.

“Pemasaran digital membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal di luar Kukar. Generasi muda harus mampu memanfaatkan peluang ini,” tambah Dery.

Selain inovasi produk, Dery menekankan pentingnya penguatan kemampuan wirausaha muda dalam hal manajemen usaha dan strategi pemasaran. Hal ini agar produk lokal tidak hanya kreatif, tetapi juga berkelanjutan secara bisnis.

“Kami ingin wirausaha muda mampu mengelola produk lokal secara profesional, sehingga tidak hanya sekadar membuat, tetapi juga menjual dan memperluas jaringan usaha,” katanya.

Menurut Dery, penguatan produk lokal akan berdampak positif bagi ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat identitas budaya melalui produk unggulan. UMKM yang kuat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.

“Investasi pada wirausaha muda dan produk lokal adalah investasi untuk masa depan Kukar. Produk yang berkualitas dan dikenal luas akan meningkatkan kebanggaan daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata,” tegasnya.

Dispora Kukar optimistis, dengan dukungan yang tepat, wirausaha muda akan mampu menghadirkan produk lokal yang inovatif, kompetitif, dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

 

ADV Dispora Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH