Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 10 Des 2025 13:30 WITA ·

Pemkab Kukar Apresiasi Pelatihan SDM SKK Migas, Bupati Aulia: “Ini Investasi Masa Depan Pemuda Kita”


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan sambutan dan motivasi kepada 13 peserta terpilih yang akan diberangkatkan mengikuti pelatihan. Para peserta merupakan putra-putri pilihan dari banyak pemuda di Kukar. (Pic: M. Zailany) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan sambutan dan motivasi kepada 13 peserta terpilih yang akan diberangkatkan mengikuti pelatihan. Para peserta merupakan putra-putri pilihan dari banyak pemuda di Kukar. (Pic: M. Zailany)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan apresiasi tinggi terhadap program pelatihan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang diselenggarakan SKK Migas bersama sejumlah perusahaan migas. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, berharap kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun frekuensi pelaksanaan.

Pada kegiatan yang berlangsung Rabu (10/12/2025) tersebut, Bupati Aulia menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) serta Petrotekno Training Center Batam yang menjadi mitra pelatihan. Ia menjelaskan bahwa berbagai diskusi telah dilakukan, termasuk menanggapi pertanyaan Disnakertrans terkait alasan pemilihan Petrotekno sebagai lembaga pelaksana.

Menurut Aulia, pemilihan Petrotekno didasarkan pada sertifikasi khusus yang hanya dimiliki lembaga tersebut dan tidak dimiliki lembaga lain, termasuk BLK Samarinda. Karena itu, ia menegaskan agar polemik terkait kerja sama tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

“Setiap hal yang baik pasti ada ujiannya. Yang penting kita jalankan program ini sesuai rencana, dan insya Allah bisa kita pertanggungjawabkan,” ungkap Aulia.

Dalam kesempatan itu, Aulia memberikan motivasi kepada 13 peserta yang akan diberangkatkan mengikuti pelatihan. Ia menegaskan bahwa para peserta merupakan putra-putri terpilih dari sekian banyak pemuda di Kukar. Ke depan, Pemkab Kukar juga mempertimbangkan penguatan unsur gender agar jumlah peserta perempuan dapat meningkat.

“Kalian adalah orang-orang beruntung. Sertifikasi yang kalian ambil ini sangat bernilai dan diakui secara nasional maupun internasional. Lawan rasa rindu, lawan kegundahan. Mutiara tidak lahir tanpa tekanan,” pesannya.

Aulia juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi, terutama SKK Migas sebagai motor pelaksanaan. Ia berharap ke depan setiap K3S dapat memiliki target yang lebih jelas, misalnya menyiapkan minimal 10 peserta pelatihan per tahun.

Ia menilai, program pelatihan SDM seperti ini telah memberikan dampak nyata pada angkatan sebelumnya, mulai dari peningkatan kapasitas peserta, penurunan angka pengangguran, hingga kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan di Kukar.

Bupati Aulia menegaskan bahwa transformasi dari industri ekstraktif menuju non-ekstraktif membutuhkan penguatan sektor pendidikan. Pendidikan vokasi, menurutnya, menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan dan akses kerja yang lebih baik.

Menutup arahannya, Aulia meminta para peserta untuk fokus pada pelatihan yang berlangsung hingga Maret 2026, termasuk mempersiapkan diri menghadapi pelatihan pada bulan puasa. Ia juga mendorong SKK Migas agar membantu penempatan kerja peserta setelah pelatihan, khususnya di Batam dan wilayah lainnya.

“Jangan buru-buru pulang. Merantaulah. Yang penting uangnya yang pulang untuk orang tua di rumah. Jangan sampai orang tua masih kesulitan sementara kalian sudah berpenghasilan layak,” tegasnya.

Aulia meyakini bahwa para peserta akan mampu membawa nama baik daerah melalui kerja keras dan kompetensi yang mereka peroleh dari program tersebut.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH