Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 24 Jun 2026 13:00 WITA ·

Silpa Balikpapan Capai Rp479 Miliar, Pemkot Pastikan Kembali Digunakan untuk Pembangunan 2026


 Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., menyampaikan Nota Penjelasan Wali Kota atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-7 Masa Sidang III Tahun 2025/2026, Rabu (24/6/2026). Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., menyampaikan Nota Penjelasan Wali Kota atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-7 Masa Sidang III Tahun 2025/2026, Rabu (24/6/2026). Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2025 sebesar sekitar Rp479,275 miliar. Besaran Silpa tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-7 Masa Sidang III Tahun 2025/2026 dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Rabu (24/6/2026).

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa tingginya nilai Silpa bukan disebabkan keterlambatan penggunaan anggaran, melainkan berasal dari efisiensi pelaksanaan kegiatan, terutama sisa hasil tender serta sejumlah pekerjaan yang belum dapat diselesaikan hingga akhir tahun anggaran.

Menurutnya, dana yang tersisa tersebut tidak akan mengendap, melainkan langsung dimanfaatkan kembali melalui APBD Tahun 2026 untuk mendukung berbagai program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah.

“Silpa ini bukan berarti anggaran terlambat digunakan. Ada sisa hasil tender dan beberapa kegiatan yang tidak bisa dimaksimalkan hingga akhir tahun. Namun seluruh anggaran itu akan digunakan kembali pada APBD 2026,” ujar Bagus kepada wartawan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan.

Ia menjelaskan, keberadaan Silpa merupakan hal yang lazim dalam pengelolaan keuangan daerah. Dana yang tidak terserap pada tahun berjalan secara otomatis akan menjadi pembiayaan pada tahun berikutnya sehingga tetap dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan.

“Kalau tidak terserap, anggarannya menjadi luncuran pada tahun berikutnya. Mekanismenya memang seperti itu,” katanya.

Bagus menuturkan, Pemkot Balikpapan terus berupaya menekan besaran Silpa dengan meningkatkan kualitas perencanaan dan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa sejak awal tahun. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan program, terutama pekerjaan fisik, dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan tahun anggaran.

Menurutnya, percepatan proses pengadaan menjadi salah satu kunci agar serapan anggaran lebih optimal dan pembangunan dapat berjalan sesuai target.

“Kalau pengadaan bisa dimulai lebih awal, pekerjaan fisik dapat diselesaikan sebelum akhir tahun anggaran,” ujarnya.

Selain itu, Bagus menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan daerah Balikpapan selama ini mendapat pengakuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur melalui raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian tersebut menunjukkan proses penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban APBD berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan daerah tidak hanya diukur dari capaian administrasi maupun opini audit, tetapi juga dari sejauh mana anggaran mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kota Balikpapan, lanjutnya, masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, di antaranya penanganan banjir, peningkatan layanan air bersih, pembangunan fasilitas pendidikan, serta berbagai program yang mendukung kesejahteraan warga.

“Yang terpenting adalah anggaran harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Masih ada persoalan banjir, sekolah, dan air bersih yang harus terus kita benahi,” tegasnya.

Bagus juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mengawasi pelaksanaan APBD agar penggunaan anggaran semakin transparan dan tepat sasaran. Menurutnya, masyarakat merupakan pihak yang paling memahami kebutuhan di lingkungan masing-masing sehingga masukan dan pengawasan publik sangat diperlukan.

“Masyarakat silakan ikut mengawal APBD. Dengan begitu pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” katanya.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, Balikpapan juga terus mencatat sejumlah capaian positif. Salah satunya dengan masuk dalam lima besar nominasi pembangunan kota terbaik di Indonesia bersama beberapa kota besar lainnya.

Bagus berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik, sehingga Balikpapan dapat tumbuh sebagai kota yang nyaman, maju, dan berdaya saing.

“Semoga ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus berbenah demi mewujudkan Balikpapan yang semakin baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH