Menu

Mode Gelap
Realisasi Keuangan BPKAD Samarinda Capai 44 Persen, Percepatan Sertifikasi 1.700 Aset Jadi Prioritas Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Ancam Pangkas Anggaran yang Tak Punya Target Jelas Abdul Rohim: TPST dan Insinerator Jadi Langkah Maju, Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah Tangga Pemkot Balikpapan Perkuat Sinergi dengan TNI AL, Sambut Komandan Lanal Baru Dendam Lama Berujung Maut, Penjaga Malam Tewas dalam Duel Berdarah di Pasar Sepinggan

HUKUM / KRIMINAL · 30 Jun 2026 16:00 WITA ·

Dendam Lama Berujung Maut, Penjaga Malam Tewas dalam Duel Berdarah di Pasar Sepinggan


 Seorang penjaga malam berinisial AS (48) meninggal dunia setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam dengan F (34), di kawasan Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kamis (25/6/2026) dini hari. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Seorang penjaga malam berinisial AS (48) meninggal dunia setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam dengan F (34), di kawasan Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kamis (25/6/2026) dini hari. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Perselisihan yang diduga dipicu dendam lama berakhir tragis di kawasan Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan. Seorang penjaga malam berinisial AS (48) tewas setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam dengan F (34) pada Kamis (25/6/2026) dini hari.

Peristiwa berdarah tersebut kini masih ditangani jajaran Polsek Balikpapan Selatan. Polisi menduga kedua pria yang sebelumnya sama-sama bekerja sebagai penjaga malam itu terlibat perkelahian dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Abu Sangit, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika F bersama sejumlah rekannya berkumpul di sebuah kios di Pasar Sepinggan sambil mengonsumsi minuman keras.

Di tengah kebersamaan itu, seorang pria berinisial R tiba-tiba melemparkan serbuk ke arah wajah F hingga mengenai beberapa orang lainnya. Aksi tersebut memicu adu mulut yang sempat dilerai oleh rekan-rekan mereka.

“Awalnya terjadi pertengkaran saat mereka sedang berkumpul di kios,” kata Abu Sangit, Senin (29/6/2026).

Namun, pertikaian tidak berhenti sampai di situ. Setelah meninggalkan lokasi, R mendatangi AS dan menceritakan insiden yang baru saja dialaminya. Keduanya kemudian kembali ke kios tempat F berada dengan membawa senjata tajam jenis badik.

Sesampainya di lokasi, R dan AS langsung menyerang F menggunakan badik. F yang juga membawa senjata tajam kemudian melakukan perlawanan hingga terjadi duel yang mengakibatkan kedua belah pihak mengalami luka serius.

Akibat perkelahian tersebut, AS mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tangan kanan. Sementara F menderita luka tusuk di bagian perut kiri, bahu kiri, dan tangan akibat serangan yang diterimanya.

Usai kejadian, F meninggalkan lokasi dan mendatangi Polsek Balikpapan Selatan untuk melaporkan insiden tersebut.

Di sisi lain, seorang saksi berinisial AR sempat berupaya melerai perkelahian. Namun, ia mengurungkan niatnya karena seluruh pihak yang terlibat sama-sama membawa senjata tajam.

AR kemudian membawa AS menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Sepinggan untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena kondisinya kritis, korban dirujuk ke RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo. Namun, nyawa AS tidak berhasil diselamatkan.

Abu Sangit mengatakan, sekitar pukul 00.15 Wita, petugas piket Polsek Balikpapan Selatan menerima laporan kejadian dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan para pihak yang terlibat.

“Petugas langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku, korban, serta para saksi,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah badik tanpa gagang dan satu pisau lipat yang diduga digunakan dalam duel tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga perkelahian dipicu persoalan lama yang kembali memanas ketika para pihak berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

“Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu dendam lama dan terjadi saat para pihak dalam kondisi mabuk,” ungkap Abu Sangit.

Ia menambahkan, AS dan F sebelumnya sama-sama bekerja sebagai penjaga malam di Pasar Sepinggan. Namun, F diketahui sudah tidak lagi bekerja setelah beberapa kali membuat keributan di lingkungan pasar.

“Pelaku sebelumnya sudah dikeluarkan dari pekerjaannya karena sering membuat keributan,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga menerima informasi bahwa F diduga beberapa kali mengintimidasi pedagang dengan meminta sejumlah uang.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polsek Balikpapan Selatan. Sementara F masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo akibat luka yang dideritanya selama perkelahian.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

18 Juni 2026 - 13:30 WITA

a17

Penculikan Bocah 7 Tahun di Kutim Berujung Maut, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

4 Juni 2026 - 12:00 WITA

poldakaltim001

Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat

3 Juni 2026 - 16:00 WITA

loakul05

Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

3 Juni 2026 - 15:00 WITA

loakul03

Ungkap Ganja 3 Kilogram, Polsek Loa Kulu Amankan 7 Tersangka, Satu di Antaranya WNA

3 Juni 2026 - 14:00 WITA

loakul01

Polsek Muara Jawa Ringkus Pengedar Sabu, 42 Paket Narkoba Disita

29 Mei 2026 - 18:00 WITA

koba03
Trending di HUKUM / KRIMINAL