Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 11 Sep 2026 12:00 WITA ·

Koperasi Senyiur Indah Bangun 42 Rumah untuk Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan Plasma


 Koperasi Senyiur Indah bersama PT REA Kaltim Plantations dan PT Kutai Mitra Sejahtera membangun 42 unit rumah karyawan di Kemunting Estate, Kutai Kartanegara. Pembangunan ditandai peletakan batu pertama pada 8 Agustus 2026 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan menyediakan hunian yang lebih layak bagi karyawan plasma. Foto: REA Kaltim Plantations. Perbesar

Koperasi Senyiur Indah bersama PT REA Kaltim Plantations dan PT Kutai Mitra Sejahtera membangun 42 unit rumah karyawan di Kemunting Estate, Kutai Kartanegara. Pembangunan ditandai peletakan batu pertama pada 8 Agustus 2026 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan menyediakan hunian yang lebih layak bagi karyawan plasma. Foto: REA Kaltim Plantations.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Koperasi Senyiur Indah bersama PT REA Kaltim Plantations dan PT Kutai Mitra Sejahtera (PT KMS) terus mendorong peningkatan kesejahteraan karyawan plasma melalui pembangunan hunian yang lebih layak di Kemunting Estate, Kutai Kartanegara.

Komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan perumahan karyawan pada 8 Agustus 2026. Proyek ini dirancang untuk membangun 42 unit rumah yang terbagi dalam tujuh blok, dengan masing-masing blok terdiri atas enam unit.

Pembangunan perumahan tersebut diperuntukkan bagi karyawan Plasma Senyiur Indah, baik yang telah berkeluarga maupun karyawan lajang. Kehadiran hunian baru ini diharapkan dapat menggantikan rumah kayu sementara dan pola hunian bersama yang selama ini digunakan, sehingga karyawan dan keluarganya dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Sebelum memasuki tahap pembangunan, persiapan dan perataan lahan telah dilakukan sejak 11 Juli 2026. Setelah proses tersebut selesai, pembangunan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pada Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada Januari 2027.

Setiap rumah memiliki ukuran 7,5 meter × 6 meter dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan teras. Konsep tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal bagi karyawan sekaligus memberikan lingkungan hunian yang lebih memadai bagi keluarga mereka.

Yang menjadi bagian penting dari proyek ini, seluruh biaya pembangunan bersumber dari pendapatan Koperasi Senyiur Indah melalui penjualan tandan buah segar (TBS). Koperasi tersebut mengelola area seluas sekitar 749 hektare dan didukung sekitar 103 karyawan dalam kegiatan operasionalnya.

Koperasi Senyiur Indah juga menjadi koperasi pertama di lingkungan plasma REA Kaltim yang secara khusus mengalokasikan dana koperasi untuk pembangunan perumahan bagi karyawan plasma. Langkah tersebut menjadi bentuk pemanfaatan hasil usaha koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja yang terlibat dalam kegiatan operasional perkebunan.

Dalam pelaksanaannya, Koperasi Senyiur Indah menjadi pihak yang memimpin proyek sekaligus bertanggung jawab terhadap perencanaan, pengadaan, dan pembangunan perumahan. Sementara itu, PT KMS memberikan dukungan teknis, koordinasi lapangan, serta pengawasan terhadap proses konstruksi.

Adapun PT REA Kaltim Plantations memberikan dukungan melalui pembinaan program dan fasilitasi pengembangan di wilayah hak guna usaha (HGU). Kolaborasi ketiga pihak tersebut diarahkan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi karyawan plasma.

Program pembangunan perumahan ini juga sejalan dengan pilar Empowering Livelihoods yang dijalankan REA Kaltim. Pilar tersebut menitikberatkan pada penguatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi dari kemitraan plasma dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Melalui proyek ini, sebagian pendapatan yang dihasilkan koperasi tidak hanya digunakan untuk kegiatan operasional, tetapi juga diinvestasikan kembali dalam bentuk fasilitas yang memberikan manfaat langsung kepada karyawan plasma dan keluarganya.

Pembangunan 42 unit rumah tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus memperkuat manfaat ekonomi dari pengelolaan usaha koperasi. Perkembangan pembangunan akan terus dipantau dan diinformasikan hingga proyek perumahan tersebut ditargetkan selesai pada Januari 2027.

 

Sumber: REA Kaltim Plantations
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH