Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 12 Nov 2024 10:15 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Desa Teluk Dalam Terapkan Beberapa Langkah Khusus


 Kepala Desa Teluk Dalam, Sopian (Kumalanews.id) Perbesar

Kepala Desa Teluk Dalam, Sopian (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kasus stunting di Indonesia masih menjadi perhatian utama pemerintah, dengan angka prevalensi yang cukup tinggi meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilakukan.

Berdasarkan data terbaru, jutaan anak Indonesia masih mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Kondisi ini mengancam kualitas generasi mendatang, karena stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak, tetapi juga perkembangan otak dan produktivitas mereka di masa depan.

Oleh karenanya, berbagai stakeholder salah satunya Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan berbagai langkah ditempuh untuk mengentaskan kasus stunting diwilayah tersebut.

Langkah yang dimaksud yakni menyediakan makanan yang bergizi bagi masyarakat, memaksimalkan kinerja posyandu, serta gencar melakukan edukasi dan penyuluhan kepada warga desa.

“Langkah-langkah tersebut memang khusus kita lakukan untuk mengatasi stunting dan sebagai tindakan preventif,” ujar Kepala Desa Teluk Dalam Sopian, Selasa (12/11/2024)

Dalam hal itu Sopian menyebut bahwa, ada beberapa langkah yang dilakukan oleh pihaknya yang dinilai efektif untuk mengendalikan stunting di Desa Teluk Dalam.

“Untuk tahun ini sudah turun karena memang kita tekan,” terangnya.

Baca juga Camat Muara Muntai Mulyadi Sebut Sektor UMKM Penting Bagi Perekonomian Masyarakat https://kumalanews.id/2024/11/11/camat-muara-muntai-mulyadi-sebut-sektor-umkm-penting-bagi-perekonomian-masyarakat/

Lebih lanjut Sopian mengemukakan bahwa, masyarakat Desa Teluk Dalam cukup kooperatif terhadap program pengentasan stunting yang diadakan oleh Pemerintah Desa, khususnya berkaitan dengan pelayanan Posyandu.

Sebagai garda terdepan penanganan stunting, Posyandu Desa Teluk Dalam terus melakukan pelayanan kesehatan, penyuluhan dan pendataan.

“Kami sangat terbantu oleh para kader Posyandu untuk mengoptimalkan pelaksanaan program-program pengentasan stunting,” ungkap Sopian.

Sopian juga mengimbau, agar masyarakat khususnya warga desa Teluk Dalam untuk menjaga kesehatan, pola makan dan istirahat yang cukup untuk menghindari terjadinya stunting.

“Beberapa langkah tersebut kami tempuh dengan harapan tidak ada lagi kasus stunting di Kukar khususnya desa Teluk Dalam,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH