Menu

Mode Gelap
Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat Pansus I DPRD Samarinda Tampung Keluhan Pengusaha Reklame, Perizinan dan PBG Jadi Sorotan Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

BERITA DAERAH · 17 Jul 2025 15:15 WITA ·

Sekda Kukar Hadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat


 Sekda Kukar Hadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR), pada Kamis (17/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pondopo Odah Etam Tenggarong ini, juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI), para Pejabat Pemkab Kukar, Camat, dan Kepala Desa, hingga tamu undangan lainnya.

Dalam deklarasi ini, ada tiga SPR yang diperkenalkan, yaitu Sekolah Peternakan Rakyat SPR-1111 Jaya Makmur bersama dari Kecamatan Muara Badak, Sekolah Perikanan Rakyat SPR-0009 Rumina, dan Sekolah Pertanian Rakyat Maju Bersama dari Kecamatan Loa Kulu.

Sekda Kukar Sunggono menyampaikan apresiasi kepada Yayasan KBBI atas inisiatif dan dukungannya dalam peningkatan kualitas SDM, penguatan kelembagaan lokal, serta penciptaan ekosistem usaha rakyat yang tangguh di bidang pertanian dalam arti luas melalui program SPR.

“Minimnya keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kendala utama. Melalui SPR ini, kita berharap lahir generasi muda yang tangguh, bersemangat, dan mampu menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan di desa-desa,” ujarnya.

Program SPR ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya dalam percepatan pembangunan sektor pertanian dalam arti luas.

SPR melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan dan menargetkan peningkatan kapasitas serta pemberdayaan masyarakat secara nyata.

Saat ini, total peserta aktif dalam program SPR berjumlah 27 orang, mewakili masing-masing subsektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Dengan hadirnya Sekolah Pemberdayaan Rakyat, diharapkan muncul para pelaku muda yang mampu menjadi motor penggerak sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di daerah.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda

3 Juni 2026 - 19:00 WITA

kota0003

HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat

3 Juni 2026 - 18:00 WITA

kota0002

Pansus I DPRD Samarinda Tampung Keluhan Pengusaha Reklame, Perizinan dan PBG Jadi Sorotan

3 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota0001

Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat

3 Juni 2026 - 16:00 WITA

loakul05

Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

3 Juni 2026 - 15:00 WITA

loakul03

Dishub Samarinda Tegas Tolak Operasional Bajaj, Kendaraan Roda Tiga Masih Dilarang Melintas di Jalan Kota

3 Juni 2026 - 13:00 WITA

dis001
Trending di BERITA DAERAH