Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 17 Jul 2025 15:15 WITA ·

Sekda Kukar Hadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat


 Sekda Kukar Hadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR), pada Kamis (17/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pondopo Odah Etam Tenggarong ini, juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI), para Pejabat Pemkab Kukar, Camat, dan Kepala Desa, hingga tamu undangan lainnya.

Dalam deklarasi ini, ada tiga SPR yang diperkenalkan, yaitu Sekolah Peternakan Rakyat SPR-1111 Jaya Makmur bersama dari Kecamatan Muara Badak, Sekolah Perikanan Rakyat SPR-0009 Rumina, dan Sekolah Pertanian Rakyat Maju Bersama dari Kecamatan Loa Kulu.

Sekda Kukar Sunggono menyampaikan apresiasi kepada Yayasan KBBI atas inisiatif dan dukungannya dalam peningkatan kualitas SDM, penguatan kelembagaan lokal, serta penciptaan ekosistem usaha rakyat yang tangguh di bidang pertanian dalam arti luas melalui program SPR.

“Minimnya keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kendala utama. Melalui SPR ini, kita berharap lahir generasi muda yang tangguh, bersemangat, dan mampu menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan di desa-desa,” ujarnya.

Program SPR ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya dalam percepatan pembangunan sektor pertanian dalam arti luas.

SPR melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan dan menargetkan peningkatan kapasitas serta pemberdayaan masyarakat secara nyata.

Saat ini, total peserta aktif dalam program SPR berjumlah 27 orang, mewakili masing-masing subsektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Dengan hadirnya Sekolah Pemberdayaan Rakyat, diharapkan muncul para pelaku muda yang mampu menjadi motor penggerak sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di daerah.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH