Menu

Mode Gelap
Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

BERITA DAERAH · 28 Agu 2025 14:15 WITA ·

BIMA ETAM Seri ke-6, Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Business Matching Literasi dan Edukasi Keuangan (BIMA ETAM) seri ke-6, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (28/8/2025), yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim. (Akmal Hafidz Krisnowo/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Business Matching Literasi dan Edukasi Keuangan (BIMA ETAM) seri ke-6, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (28/8/2025), yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim. (Akmal Hafidz Krisnowo/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim kembali menggelar kegiatan Business Matching Literasi dan Edukasi Keuangan (BIMA ETAM), di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (28/8/2025). Agenda yang memasuki seri ke-6 ini ditujukan untuk memperkuat akses permodalan serta meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku UMKM.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan kegiatan BIMA ETAM tidak hanya berfokus pada pembiayaan usaha, melainkan juga memperkenalkan berbagai layanan keuangan digital. “UMKM kita diajak mengenal QRIS, mobile banking, dan fasilitas lembaga jasa keuangan, agar bisa naik kelas baik dari segi omzet maupun skala bisnisnya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Kukar juga mengumumkan perluasan program Kredit Kukar Idaman. Jika sebelumnya plafon pinjaman hanya Rp50 juta, kini ditingkatkan menjadi maksimal Rp500 juta tanpa bunga. “Ini bagian dari upaya melawan praktik rentenir. Dari program sebelumnya, sudah ada lebih dari 1.700 kreditur dengan total penyaluran Rp36 miliar, dan NPL di bawah 3 persen. Harapannya meski plafon ditingkatkan, risiko kredit macet tetap bisa ditekan,” ujar Aulia.

Di sisi lain, Pemkab Kukar juga melakukan efisiensi anggaran menyusul berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Dari seharusnya Rp3 triliun, Kukar hanya menerima Rp1,5 triliun. “Kegiatan yang langsung berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial tidak kita ganggu. Yang kita efisiensi adalah perjalanan dinas, konsumsi rapat, serta kegiatan tatap muka yang bisa dialihkan secara online,” tegas Aulia.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Kukar berharap UMKM semakin tangguh, mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional, bahkan berpeluang menembus pasar ekspor.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991
Trending di BERITA DAERAH