Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 28 Agu 2025 14:15 WITA ·

BIMA ETAM Seri ke-6, Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Business Matching Literasi dan Edukasi Keuangan (BIMA ETAM) seri ke-6, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (28/8/2025), yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim. (Akmal Hafidz Krisnowo/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Business Matching Literasi dan Edukasi Keuangan (BIMA ETAM) seri ke-6, di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (28/8/2025), yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim. (Akmal Hafidz Krisnowo/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim kembali menggelar kegiatan Business Matching Literasi dan Edukasi Keuangan (BIMA ETAM), di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (28/8/2025). Agenda yang memasuki seri ke-6 ini ditujukan untuk memperkuat akses permodalan serta meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku UMKM.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan kegiatan BIMA ETAM tidak hanya berfokus pada pembiayaan usaha, melainkan juga memperkenalkan berbagai layanan keuangan digital. “UMKM kita diajak mengenal QRIS, mobile banking, dan fasilitas lembaga jasa keuangan, agar bisa naik kelas baik dari segi omzet maupun skala bisnisnya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Kukar juga mengumumkan perluasan program Kredit Kukar Idaman. Jika sebelumnya plafon pinjaman hanya Rp50 juta, kini ditingkatkan menjadi maksimal Rp500 juta tanpa bunga. “Ini bagian dari upaya melawan praktik rentenir. Dari program sebelumnya, sudah ada lebih dari 1.700 kreditur dengan total penyaluran Rp36 miliar, dan NPL di bawah 3 persen. Harapannya meski plafon ditingkatkan, risiko kredit macet tetap bisa ditekan,” ujar Aulia.

Di sisi lain, Pemkab Kukar juga melakukan efisiensi anggaran menyusul berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Dari seharusnya Rp3 triliun, Kukar hanya menerima Rp1,5 triliun. “Kegiatan yang langsung berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial tidak kita ganggu. Yang kita efisiensi adalah perjalanan dinas, konsumsi rapat, serta kegiatan tatap muka yang bisa dialihkan secara online,” tegas Aulia.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Kukar berharap UMKM semakin tangguh, mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional, bahkan berpeluang menembus pasar ekspor.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH