Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 16 Sep 2025 11:15 WITA ·

Bupati Kukar Pimpin Rakor Evaluasi Infrastruktur Jalan, Fokus pada Prioritas 2026


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pembangunan infrastruktur jalan di Kukar. Kegiatan digelar di ruang pertemuan Dinas PU pada Senin (15/9/2025). (Foto Dok: www.kukarpaper.com) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pembangunan infrastruktur jalan di Kukar. Kegiatan digelar di ruang pertemuan Dinas PU pada Senin (15/9/2025). (Foto Dok: www.kukarpaper.com)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri memimpin rapat koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kukar. Rapat berlangsung di ruang pertemuan Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada Senin (15/9/2025), dihadiri Sekda Kukar Sunggono, Asisten II Ahyani Fadianur Diani, Kepala Dinas PU Wiyono, Plt Kepala Dinas Perkim M. Aidil, Plt Kepala Bappeda Syarifah Vanesa Vilna, serta sejumlah pejabat terkait.

Bupati Aulia menjelaskan, forum ini digelar untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan jalan yang sedang berjalan sekaligus merumuskan rencana prioritas pembangunan tahun 2026.

“Ketika RPJMD sudah disahkan, otomatis semua program harus disesuaikan dan menjadi fokus ke depan. Termasuk kebijakan pembangunan jalan yang akan kita ambil, harus mengacu pada banyaknya usulan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Aulia, perbaikan jalan menjadi salah satu agenda prioritas Pemkab Kukar, terutama jalur penghubung antar-kecamatan dan desa, serta akses menuju pusat layanan publik.

“Tugas besar kita ada di wilayah Muara Wis, Muara Muntai, dan Kembang Janggut. Jalan menuju sekolah, puskesmas, pasar, termasuk akses dari sentra pertanian ke pusat ekonomi hingga kawasan wisata, harus dipastikan dalam kondisi baik dan terhubung,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan jalan dengan kualitas yang terjamin agar tidak cepat rusak. Penanganan kondisi darurat seperti longsor, kata Aulia, harus dilakukan segera tanpa menunda.

“Kondisi alam memang tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, penanganannya perlu dilakukan dengan peningkatan kualitas, supaya persoalan bisa diatasi secara tuntas,” tambahnya.

Dari hasil pemaparan masing-masing dinas, Bupati menilai seluruh perangkat sudah memahami langkah yang harus ditempuh.

“Tinggal kita formulasikan kriteria prioritas jalan mana yang harus dibangun lebih dulu, agar benar-benar mampu membuka roda perekonomian masyarakat Kukar,” pungkas Aulia.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH