Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

SENI BUDAYA · 25 Sep 2025 15:15 WITA ·

Tradisi Beseprah Di Tanah Kutai, Jalin Kebersamaan dan Keakraban


 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta pejabat daerah dan unsur Forkopimda saat menghadiri upacara Beseprah. (Foto. Dok: Prokom & Dokpim Kukar) Perbesar

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta pejabat daerah dan unsur Forkopimda saat menghadiri upacara Beseprah. (Foto. Dok: Prokom & Dokpim Kukar)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Disela-sela Erau Adat Kutai, ada salah satu tradisi menarik yang layak untuk di simak dan di ikuti yakni Beseprah.

Tradisi sarapan massal yang di ikuti berbagai lapisan masyarakat, pejabat daerah dan kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di depan Museum Mulawarman, Tenggarong, Kamis (25/9/2025).

Meski pesertanya berasal dari status sosial yang beragam, saat berlangsungnya acara ini perbedaan sama sekali tidak terasa, bersama-sama duduk bersila menyantap hidangan dalam suasana akrab yang amat kental.

Dalam Beseprah para hadirin duduk secara berkelompok mengelilingi hidangan yang telah disediakan.

Dimasa lalu, Beseprah diselenggarakan Sultan yang berkuasa sebagai jamuan persembahan untuk rakyatnya.

Jamuan tersebut menjadi simbolisasi harapan dan doa yang dipanjatkan oleh Sultan, agar dapat menjadi pemimpin yang selalu mengayomi masyarakat.

Acara itupun sebagai perlambang keinginan Sultan untuk membaur dan merasakan yang dirasakan oleh rakyatnya.

Tak hanya itu, beseprah ini juga merupakan tradisi yang ada di tanah Kutai, dengan makna untuk menjalin keakraban dan kebersamaan bagi masyarakat di Kabupaten tertua di Timur Borneo.

Penyelenggaraan Beseprah ini setiap tahunnya dapat dimaknai sebagai ajang rasa persaudaraan warga antar sesame, hingga menjalin kebersamaan.

Tradisi itu juga, terdapat pesan moral bahwa seorang pemimpin haruslah dekat serta membaur dengan semua rakyatnya.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan, agar seluruh elemen masyarakat untuk memetik makna dari tradisi Kesultanan Kutai Ing Martadipura yang telah diwariskan oleh para leluhur terdahulu.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BeSeprah Erau Adat Kutai 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Pererat Kebersamaan

24 September 2026 - 13:00 WITA

k95

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya dan Kebersamaan

20 September 2026 - 12:00 WITA

k48

Tiang Ayu Ditegakkan, Tandai Dimulainya Erau Adat Kutai 2026

20 September 2026 - 11:00 WITA

k47

Merangin, Ritual Sakral Kesultanan Kutai Menandai Awal Perjalanan Menuju Erau

19 September 2026 - 09:00 WITA

k45

Menjamu Benua Digelar, Kesultanan Kutai Sambut Erau 2026

17 September 2026 - 20:00 WITA

k33

Beluluh Sultan Buka Jalan Menuju Semarak Erau Adat Kutai 2026

17 September 2026 - 14:00 WITA

k26
Trending di BERITA DAERAH