Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

SENI BUDAYA · 25 Sep 2025 15:15 WITA ·

Tradisi Beseprah Di Tanah Kutai, Jalin Kebersamaan dan Keakraban


 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta pejabat daerah dan unsur Forkopimda saat menghadiri upacara Beseprah. (Foto. Dok: Prokom & Dokpim Kukar) Perbesar

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta pejabat daerah dan unsur Forkopimda saat menghadiri upacara Beseprah. (Foto. Dok: Prokom & Dokpim Kukar)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Disela-sela Erau Adat Kutai, ada salah satu tradisi menarik yang layak untuk di simak dan di ikuti yakni Beseprah.

Tradisi sarapan massal yang di ikuti berbagai lapisan masyarakat, pejabat daerah dan kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di depan Museum Mulawarman, Tenggarong, Kamis (25/9/2025).

Meski pesertanya berasal dari status sosial yang beragam, saat berlangsungnya acara ini perbedaan sama sekali tidak terasa, bersama-sama duduk bersila menyantap hidangan dalam suasana akrab yang amat kental.

Dalam Beseprah para hadirin duduk secara berkelompok mengelilingi hidangan yang telah disediakan.

Dimasa lalu, Beseprah diselenggarakan Sultan yang berkuasa sebagai jamuan persembahan untuk rakyatnya.

Jamuan tersebut menjadi simbolisasi harapan dan doa yang dipanjatkan oleh Sultan, agar dapat menjadi pemimpin yang selalu mengayomi masyarakat.

Acara itupun sebagai perlambang keinginan Sultan untuk membaur dan merasakan yang dirasakan oleh rakyatnya.

Tak hanya itu, beseprah ini juga merupakan tradisi yang ada di tanah Kutai, dengan makna untuk menjalin keakraban dan kebersamaan bagi masyarakat di Kabupaten tertua di Timur Borneo.

Penyelenggaraan Beseprah ini setiap tahunnya dapat dimaknai sebagai ajang rasa persaudaraan warga antar sesame, hingga menjalin kebersamaan.

Tradisi itu juga, terdapat pesan moral bahwa seorang pemimpin haruslah dekat serta membaur dengan semua rakyatnya.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan, agar seluruh elemen masyarakat untuk memetik makna dari tradisi Kesultanan Kutai Ing Martadipura yang telah diwariskan oleh para leluhur terdahulu.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Simfoni Swara Nusantara Hidupkan KIPP IKN, Harmoni Musik dan Budaya Tarik Antusias Pengunjung

29 Maret 2026 - 10:00 WITA

musik001

Reog Ponorogo Hidupkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Nikmati Ruang Publik Baru di IKN

29 Maret 2026 - 09:00 WITA

reog1

Malam Pelipur Lara, Saat Musik Tradisi Borneo Berbicara Ke Hati

13 Februari 2026 - 08:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 82

Promosikan Budaya Nusantara dan UMKM, Duta Budaya Indonesia Siap Tampil di Rotterdam Belanda April 2026

22 Januari 2026 - 16:00 WITA

b22332e6 1bfb 4a1d a44e 583a8c58ba15

Nada Tradisi yang Dicatat Negara: Perjalanan Achmad Fauzi Menghidupkan Keroncong Tingkilan Kutai

19 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage

Petala Borneo Menabuh Identitas Kutai: Dari Tanah Tradisi Menuju Panggung Musik Digital

3 Januari 2026 - 15:00 WITA

Beige and Brown Simple Fashion Collection Photo Collage Banner
Trending di BERITA DAERAH