Menu

Mode Gelap
282 Botol Miras Ilegal Disita, Satpol PP Samarinda Tegas Tindak Pelanggar Mini Soccer Persahabatan Smanda Tenggarong dan PWI Kukar, Perkuat Silaturahmi Lewat Olahraga Jumat Bersih Polres Kukar, Pererat Kebersamaan dan Wujudkan Tempat Ibadah yang Nyaman Polsek Muara Jawa Ringkus Pengedar Sabu, 42 Paket Narkoba Disita Dua Pengedar Sabu di Sebulu Ditangkap, Polres Kukar Amankan 10 Paket Sabu dan Jutaan Rupiah

BERITA DAERAH · 30 Okt 2025 14:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Generasi Muda Lestarikan Tari Jepen sebagai Warisan Budaya Kutai


 Salah satu penampilan tari Jepen yang dibawakan oleh para pelajar di Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai wujud pelestarian seni dan budaya khas Tanah Kutai. Perbesar

Salah satu penampilan tari Jepen yang dibawakan oleh para pelajar di Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai wujud pelestarian seni dan budaya khas Tanah Kutai.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara terus berupaya melestarikan Tari Jepen, salah satu kesenian tradisional khas pesisir Sungai Mahakam yang memiliki nilai sejarah dan filosofi mendalam. Tari ini dipercaya menggambarkan proses masuknya Islam ke Tanah Kutai dan menjadi simbol perpaduan antara budaya lokal dan ajaran Islam.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar, menjelaskan bahwa Tari Jepen memiliki akar sejarah yang kuat di masyarakat Kutai. Gerakan dan irama musiknya terinspirasi dari alat musik tradisional seperti gambus dan gendang, yang sejak dahulu digunakan untuk mengiringi penyebaran nilai-nilai Islam di pesisir Mahakam.

“Tari Jepen ini adalah tarian pesisir Sungai Mahakam yang menceritakan bagaimana Islam masuk ke Tanah Kutai,” ungkap Saidar, Kamis (30/10/2025).

“Dari alunan gambus dan gendangnya, kita bisa melihat perpaduan budaya dan religi yang kuat,” tambah Saidar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Tari Jepen memiliki 13 gerak dasar yang menjadi fondasi dalam setiap koreografinya. Meski banyak kreasi dan inovasi yang dilakukan oleh para penari muda, Saidar menegaskan bahwa ciri khas gerak dasar tersebut harus tetap dipertahankan agar keaslian tarian tidak hilang.

“Sekarang memang banyak kreasi baru, tapi yang penting jangan sampai meninggalkan 13 gerak dasar itu. Itu adalah identitas Jepen yang tidak boleh diubah,” tegasnya.

Tari Jepen hingga kini masih sering ditampilkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan acara kebudayaan, seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Festival Erau, hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Keberadaan tarian ini menjadi simbol kebanggaan daerah dan sarana memperkenalkan seni tradisi Kutai kepada masyarakat luas.

Dalam upaya pelestarian, Disdikbud Kukar juga rutin menggelar kegiatan lomba dan festival tari di berbagai kecamatan. Salah satunya adalah kegiatan lomba budaya di Kecamatan Sangasanga yang menampilkan Tari Jepen sebagai bagian utama.

“Sekarang anak-anak SD dan SMP sudah banyak yang bisa menarikan Jepen. Kami juga sedang mendorong generasi remaja agar ikut aktif melestarikannya. Ini bagian dari regenerasi pelaku seni agar Tari Jepen tetap hidup di Tanah Kutai,” tutur Saidar.

Ia menambahkan, pelestarian Tari Jepen juga menjadi bentuk kontribusi daerah dalam mendukung posisi Kutai Kartanegara sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam bidang kebudayaan.

“Harapan kami, melalui Tari Jepen ini masyarakat luas semakin mengenal kekayaan budaya Kutai. Sebagai mitra IKN, kita harus mampu memperlihatkan identitas lokal yang kuat,” pungkasnya.

Dengan semangat pelestarian yang terus digelorakan, Tari Jepen diharapkan tidak hanya menjadi tarian tradisi, tetapi juga ikon budaya yang memperkuat jati diri masyarakat Kutai Kartanegara di tengah perkembangan zaman.

 

ADV Disdikdub Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

282 Botol Miras Ilegal Disita, Satpol PP Samarinda Tegas Tindak Pelanggar

31 Mei 2026 - 15:00 WITA

pol01

Jumat Bersih Polres Kukar, Pererat Kebersamaan dan Wujudkan Tempat Ibadah yang Nyaman

30 Mei 2026 - 09:00 WITA

polreskukar01

Tersasar di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR

28 Mei 2026 - 19:00 WITA

hutan01

Sangkuliman Tampilkan Pesona Ekowisata dan Budaya Lokal

28 Mei 2026 - 09:00 WITA

703092475 122275769672165445 671834973514103866 n

Tinjau Penyembelihan Kurban di Sejumlah Titik, Bupati Kukar Dorong Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

27 Mei 2026 - 16:00 WITA

pwi3

Gotong Royong Sembelih Kurban, PWI Kukar Perkuat Kebersamaan dan Sinergi

27 Mei 2026 - 15:00 WITA

pwi1
Trending di BERITA DAERAH