Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 30 Okt 2025 14:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Generasi Muda Lestarikan Tari Jepen sebagai Warisan Budaya Kutai


 Salah satu penampilan tari Jepen yang dibawakan oleh para pelajar di Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai wujud pelestarian seni dan budaya khas Tanah Kutai. Perbesar

Salah satu penampilan tari Jepen yang dibawakan oleh para pelajar di Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai wujud pelestarian seni dan budaya khas Tanah Kutai.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara terus berupaya melestarikan Tari Jepen, salah satu kesenian tradisional khas pesisir Sungai Mahakam yang memiliki nilai sejarah dan filosofi mendalam. Tari ini dipercaya menggambarkan proses masuknya Islam ke Tanah Kutai dan menjadi simbol perpaduan antara budaya lokal dan ajaran Islam.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya Disdikbud Kukar, M. Saidar, menjelaskan bahwa Tari Jepen memiliki akar sejarah yang kuat di masyarakat Kutai. Gerakan dan irama musiknya terinspirasi dari alat musik tradisional seperti gambus dan gendang, yang sejak dahulu digunakan untuk mengiringi penyebaran nilai-nilai Islam di pesisir Mahakam.

“Tari Jepen ini adalah tarian pesisir Sungai Mahakam yang menceritakan bagaimana Islam masuk ke Tanah Kutai,” ungkap Saidar, Kamis (30/10/2025).

“Dari alunan gambus dan gendangnya, kita bisa melihat perpaduan budaya dan religi yang kuat,” tambah Saidar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Tari Jepen memiliki 13 gerak dasar yang menjadi fondasi dalam setiap koreografinya. Meski banyak kreasi dan inovasi yang dilakukan oleh para penari muda, Saidar menegaskan bahwa ciri khas gerak dasar tersebut harus tetap dipertahankan agar keaslian tarian tidak hilang.

“Sekarang memang banyak kreasi baru, tapi yang penting jangan sampai meninggalkan 13 gerak dasar itu. Itu adalah identitas Jepen yang tidak boleh diubah,” tegasnya.

Tari Jepen hingga kini masih sering ditampilkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan acara kebudayaan, seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Festival Erau, hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Keberadaan tarian ini menjadi simbol kebanggaan daerah dan sarana memperkenalkan seni tradisi Kutai kepada masyarakat luas.

Dalam upaya pelestarian, Disdikbud Kukar juga rutin menggelar kegiatan lomba dan festival tari di berbagai kecamatan. Salah satunya adalah kegiatan lomba budaya di Kecamatan Sangasanga yang menampilkan Tari Jepen sebagai bagian utama.

“Sekarang anak-anak SD dan SMP sudah banyak yang bisa menarikan Jepen. Kami juga sedang mendorong generasi remaja agar ikut aktif melestarikannya. Ini bagian dari regenerasi pelaku seni agar Tari Jepen tetap hidup di Tanah Kutai,” tutur Saidar.

Ia menambahkan, pelestarian Tari Jepen juga menjadi bentuk kontribusi daerah dalam mendukung posisi Kutai Kartanegara sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam bidang kebudayaan.

“Harapan kami, melalui Tari Jepen ini masyarakat luas semakin mengenal kekayaan budaya Kutai. Sebagai mitra IKN, kita harus mampu memperlihatkan identitas lokal yang kuat,” pungkasnya.

Dengan semangat pelestarian yang terus digelorakan, Tari Jepen diharapkan tidak hanya menjadi tarian tradisi, tetapi juga ikon budaya yang memperkuat jati diri masyarakat Kutai Kartanegara di tengah perkembangan zaman.

 

ADV Disdikdub Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH