Menu

Mode Gelap
Jaringan Narkoba Muara Kaman Terbongkar, Polisi Sita Setengah Kilogram Sabu dan Buru DPO Pengembangan Kasus Sabu di Muara Kaman, Polisi Ringkus Perantara dan Amankan Barang Bukti Transaksi Sabu di Muara Kaman Terbongkar, 20 Paket Disembunyikan di Atap Rumah Walet Gen Matic x Shopee di IKN Diserbu Peserta, UMKM Didorong Melek Digital dan Naik Kelas IKN Gandeng Unhas, Perkuat SDM dan Riset untuk Bangun Kota Masa Depan

BERITA DAERAH · 23 Feb 2026 21:00 WITA ·

Pakta Integritas Diteken, GERAM Tagih Realisasi 7 Tuntutan untuk Kaltim


 Koordinator Lapangan Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat, Andreas Anggariuswato, memberikan keterangan pers dengan menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keseriusan mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal arah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Koordinator Lapangan Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat, Andreas Anggariuswato, memberikan keterangan pers dengan menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keseriusan mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal arah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur, Senin (23/2/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tujuh poin tuntutan yang langsung diterima dan ditandatangani dalam bentuk pakta integritas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Koordinator Lapangan GERAM, Andreas Anggariuswato, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk keseriusan mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal arah kebijakan pemerintah daerah.

“Hari ini kami membawa tujuh tuntutan dan sudah diterima serta ditandatangani dalam pakta integritas. Kami berharap pemerintah konsisten menjalankan kesepakatan tersebut, jangan sampai hanya berhenti di atas kertas,” tegasnya.

Adapun tujuh tuntutan itu meliputi evaluasi dan pemerataan Program Gratispol, penanganan kerusakan ekologis, pemerataan pembangunan infrastruktur, penghentian praktik politik dinasti, perlindungan hak buruh dan masyarakat adat, jaminan kebebasan berekspresi, serta transparansi pengelolaan APBD provinsi.

Menurut Andreas, seluruh tuntutan disusun berdasarkan kajian atas berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, mulai dari ketimpangan pembangunan, persoalan lingkungan hidup, hingga isu demokrasi dan perlindungan hak masyarakat.

Sementara itu, dalam dokumen Pakta Integritas Aliansi GERAM, Pemprov Kalimantan Timur menyatakan menerima dan menyetujui seluruh tuntutan sebagai bagian dari komitmen menjaga keutuhan daerah serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan berpihak pada rakyat.

Pemprov juga menyatakan aspirasi tersebut akan dibahas sebagai bahan evaluasi kebijakan, sekaligus dibuktikan melalui langkah nyata dan tindak lanjut program pemerintah.

Dalam poin terakhir pakta integritas disebutkan, apabila komitmen tersebut tidak dijalankan, Pemerintah Provinsi siap menerima kembali Aliansi GERAM untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi, termasuk di ruang sidang rumah rakyat sesuai hak konstitusional.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tokoh Pers Kaltim Berpulang, Bang Sukri Tinggalkan Jejak Kuat bagi Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

sukri001

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898
Trending di BERITA DAERAH