Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 16 Sep 2025 12:15 WITA ·

Bupati Kukar Gelar Audiensi dengan Kepala Adat Dayak Bahas Permasalahan Lingkar HGU PT BDAM


 Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menerima audiensi Kepala Adat Besar Dayak Benuaq, Tunjung, Paser, dan Basab di Ruang VIP Rumah Jabatan Bupati Kukar, Senin (15/9/2025). (Foto. Dok: www.kukarpaper.com) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menerima audiensi Kepala Adat Besar Dayak Benuaq, Tunjung, Paser, dan Basab di Ruang VIP Rumah Jabatan Bupati Kukar, Senin (15/9/2025). (Foto. Dok: www.kukarpaper.com)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri menerima audiensi dari Kepala Adat Besar Dayak Benuaq, Tunjung, Paser, dan Basab Kabupaten Kukar. Pertemuan berlangsung di Ruang VIP Rumah Jabatan Bupati Kukar pada Senin (15/9/2025).

Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait, antara lain Dandim 0906/KKR Letkol (CZI) Damai Adi Setiawan, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, perwakilan Polda Kaltim, perwakilan BPN Kukar, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kukar M Taufik, Lurah Jahab Laoren Sirenden, serta perwakilan dari lembaga terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Adat Dayak Benuaq, Tunjung, Bentian, Paser, dan Basab Kukar, Hamtolius G, menyampaikan hasil rapat dengar pendapat yang telah dilakukan bersama para kepala adat desa/kelurahan di sekitar areal HGU PT BDAM. Menurutnya, rapat tersebut membahas berbagai solusi terkait tuntutan masyarakat adat yang terdampak keberadaan perusahaan.

“Kami berharap pemerintah Kabupaten Kukar dapat segera turun tangan dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat di lingkar HGU PT BDAM,” ujar Hamtolius.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda akan segera membentuk tim khusus untuk menangani persoalan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi akan segera dilakukan dengan Dewan Adat Dayak, PDKT, serta pihak PT BDAM guna mencari solusi yang adil dan menyeluruh.

“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. Harapannya, persoalan ini bisa segera diselesaikan sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar areal HGU PT BDAM dapat kembali hidup dengan damai, sejahtera, dan normal seperti sediakala,” jelas Bupati.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH