Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 19 Sep 2025 10:15 WITA ·

Kukar Jadi Pionir Klaster Logistik Penanggulangan Bencana di Kaltim


 Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memimpin apel Simulasi Klaster Logistik Penanggulangan Bencana di halaman Kantor BPBD Kukar, Kamis (18/9/2025). (Foto. Dok: www.kukarpaper.com) Perbesar

Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memimpin apel Simulasi Klaster Logistik Penanggulangan Bencana di halaman Kantor BPBD Kukar, Kamis (18/9/2025). (Foto. Dok: www.kukarpaper.com)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan apel Simulasi Klaster Logistik Penanggulangan Bencana yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, di halaman Kantor BPBD Kukar, Kamis (18/9/2025).

Apel diikuti berbagai unsur, mulai dari Kodim 0906/KKR, Polres Kukar, Satpol PP, BPBD, Dinas PU, Dinas Perkim, Damkarmatan, Dinsos, Baznas, PMI hingga relawan. Hadir pula Kepala BPBD Kukar, Setyanto Nugroho Aji, Plt. Kadis Perkim M. Aidil, dan Dirut PDAM Suparno.

Dalam arahannya, Sekda Sunggono menyampaikan bahwa pembentukan Klaster Logistik ini merupakan langkah baru di Kukar, bahkan menjadi yang pertama di Kalimantan Timur. Menurutnya, sistem logistik terpadu sangat penting agar penanganan bencana tidak lagi berjalan terpisah-pisah.

“Harapan kita, klaster ini bukan hanya nama, tetapi benar-benar menjadi infrastruktur yang solid. Dengan adanya struktur organisasi, SOP, hingga rencana kerja yang jelas, penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan terkoordinasi,” tegas Sunggono.

Ia menambahkan, Kukar termasuk wilayah rawan bencana, khususnya banjir dan longsor. Karena itu, koordinasi lintas instansi sangat dibutuhkan agar distribusi bantuan dan pelayanan masyarakat terdampak bisa berjalan lebih efektif.

“Saya minta tim BPBD bersama instansi lain segera menyusun SOP yang jelas. Dengan begitu, setiap orang tahu perannya masing-masing ketika bencana terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kukar Setyanto Nugroho Aji menjelaskan bahwa simulasi ini menjadi uji coba awal bagi klaster logistik. Selama ini, katanya, penyaluran bantuan masih berjalan sendiri-sendiri antarinstansi maupun relawan.

“Melalui simulasi ini kita bisa memastikan bantuan benar-benar tersalurkan tepat sasaran sesuai kebutuhan korban. Mulai dari pangan, air bersih, hingga fasilitas dasar sementara,” ujar Setyanto.

Ia menegaskan, sebanyak 14 instansi terlibat dalam klaster logistik ini, termasuk Dinas Pertanian, Dinas Perkim, Dinas PUPR, serta sejumlah lembaga dan relawan. Dengan sinergi tersebut, Kukar optimistis mampu mempercepat respon darurat bencana sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH