Menu

Mode Gelap
Sengketa Lahan Gunung Lingai Belum Tuntas, Kelurahan Tegaskan Fokus pada Pelayanan Publik Komisi I DPRD Samarinda Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Lingai, Dua Pihak Klaim Hak LPK Samarinda Pertanyakan SOP Administrasi Pemerintahan dalam RDP DPRD Kantor Pertanahan Samarinda Jelaskan Status Gambar Situasi dalam Hearing DPRD Camat Samarinda Seberang Jelaskan SOP Pertanahan, Dokumen Era 1990-an Belum Ditemukan

BERITA DAERAH · 1 Jun 2026 16:00 WITA ·

Ismail Latisi: Pancasila Perekat Keberagaman dan Penjaga Kerukunan di Samarinda


 Flyer ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, yang mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Grafis: Kumalanews.id. Perbesar

Flyer ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, yang mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Grafis: Kumalanews.id.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki bangsa Indonesia, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan nasional.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, saat memberikan keterangan kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Senin (1/6/2026). Menurutnya, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momen refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ismail menegaskan bahwa Pancasila harus senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia menilai, di tengah berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi informasi, serta derasnya arus globalisasi, masyarakat perlu terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila agar persatuan bangsa tetap terjaga.

“Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kota Samarinda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga alat pemersatu bangsa yang mampu menjaga keutuhan Indonesia di tengah berbagai perbedaan,” ujarnya.

Politisi tersebut mengatakan bahwa Kota Samarinda merupakan contoh nyata keberagaman yang hidup harmonis di Indonesia. Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang hidup berdampingan secara damai.

Menurutnya, kondisi yang harmonis tersebut tidak terlepas dari kuatnya nilai-nilai Pancasila yang telah menjadi perekat dalam kehidupan sosial masyarakat. Semangat saling menghormati, menghargai perbedaan, dan mengedepankan musyawarah menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan kerukunan di tengah keberagaman.

“Samarinda adalah miniatur Indonesia. Berbagai suku, agama, dan budaya hidup berdampingan dengan penuh toleransi. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita,” katanya.

Lebih lanjut, Ismail menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila, mulai dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, hingga keadilan sosial. Menurutnya, seluruh nilai tersebut harus menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di era digital.

“Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang menjadi nilai dasar Pancasila harus terus kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama menghadapi tantangan di era digital yang semakin kompleks,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, Ismail juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional. Ia menilai pembangunan yang berhasil tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari terjaganya harmoni sosial dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh warga negara untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam setiap aspek kehidupan.

“Mari kita jadikan momentum Hari Lahir Pancasila ini untuk memperkokoh semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air demi mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Ismail menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga warisan para pendiri bangsa dengan terus merawat persatuan dan kebhinekaan yang menjadi kekuatan utama Indonesia.

“Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” pungkasnya.

Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, diharapkan seluruh masyarakat dapat terus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan, menjaga kerukunan di tengah keberagaman, serta bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sengketa Lahan Gunung Lingai Belum Tuntas, Kelurahan Tegaskan Fokus pada Pelayanan Publik

16 September 2026 - 22:00 WITA

k23

Komisi I DPRD Samarinda Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Lingai, Dua Pihak Klaim Hak

16 September 2026 - 21:00 WITA

k22

LPK Samarinda Pertanyakan SOP Administrasi Pemerintahan dalam RDP DPRD

16 September 2026 - 20:00 WITA

k21

Kantor Pertanahan Samarinda Jelaskan Status Gambar Situasi dalam Hearing DPRD

16 September 2026 - 19:00 WITA

k20

Camat Samarinda Seberang Jelaskan SOP Pertanahan, Dokumen Era 1990-an Belum Ditemukan

16 September 2026 - 18:00 WITA

k19

Komisi I DPRD Samarinda Bahas Sengketa Dokumen Pertanahan, Persoalan Disebut Berlarut Sejak 1990-an

16 September 2026 - 17:00 WITA

k18
Trending di BERITA DAERAH