Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

NASIONAL · 22 Jun 2025 10:15 WITA ·

Menkop: Peluncuran KopDes Merah Putih Bukan Sekadar Soal Ekonomi


 Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menandatangani prasasti peresmian Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (21/6/2025) siang. ANTARA/Sumarwoto) Perbesar

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menandatangani prasasti peresmian Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (21/6/2025) siang. ANTARA/Sumarwoto)

KUMALANEWS.ID, BANYUMAS – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan peluncuran Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih bukan hanya sekadar soal ekonomi, juga menyalakan semangat sejarah dan kearifan lokal dari desa.

“Ini adalah langkah perubahan besar dari akar rumput, demi mewujudkan keadilan ekonomi,” katanya dalam Soft Launching Percontohan KopDes Merah Putih di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan keberhasilan koperasi desa hanya dapat dicapai dengan dukungan dan partisipasi aktif dari warga.

Terkait dengan hal itu, pihaknya menargetkan setidaknya setengah dari jumlah penduduk Desa Dawuhan yang berjumlah sekitar 2.100 jiwa menjadi anggota aktif koperasi.

“Koperasi ini harus benar-benar dimiliki warga desa. Minimal 1.000 orang harus bergabung agar koperasi kuat dan bermanfaat,” katanya menegaskan.

Selain itu, kata dia, koperasi tidak boleh sekadar menjadi wadah sosial, tetapi harus menjadi lembaga usaha yang sehat dan menguntungkan.

Oleh karena itu, lanjut dia, koperasi harus memperoleh keuntungan paling tidak lebih dari Rp1 miliar.

“Ini bukan mimpi muluk. Kalau Eyang Margono (RM Margono Djojohadikusumo yang merupakan kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto, red.) bisa mendirikan BNI (Bank Negara Indonesia), maka Pak Prabowo pun bisa mendirikan Kopdes Merah Putih, semangat beliau harus kita teruskan,” katanya.

Sumber : Antara News – Kantor Berita Indonesia – www.antaranews.com

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bahlil Ancam Evaluasi Kontrak dan Hentikan Ekspor Energi ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

22 Oktober 2026 - 18:00 WITA

o57

Proyek JNE-6 dan Lapangan Maha Tambah Pasokan Gas Nasional hingga 290 MMSCFD

22 Oktober 2026 - 17:30 WITA

o56

PHI Raih Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Sabet Predikat Excellent

3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l83

AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir Rp280 Juta untuk 28 Wilayah

23 September 2026 - 18:00 WITA

w1

Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi dengan AMSI Hadapi Transformasi Media Digital

23 September 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 09 23 at 11.55.24

HUT Ke-28 IJTI: Jurnalis Televisi Diminta Jaga Marwah Profesi di Tengah Badai Disrupsi

9 Agustus 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 08 09 at 15.49.48
Trending di NASIONAL