Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

SENI BUDAYA · 17 Sep 2025 15:15 WITA ·

Tradisi Haul Raja dan Sultan Kutai, Sarat Nilai Spiritual serta Teladan Rasulullah SAW


 Suasana haul para Raja dan Sultan Kutai yang penuh khitmad, di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Rabu (17/9/2025). (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Suasana haul para Raja dan Sultan Kutai yang penuh khitmad, di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Rabu (17/9/2025). (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tradisi haul Raja dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kembali digelar sebagai pembuka rangkaian Erau Adat Kutai 2025. Acara yang penuh nilai spiritual ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, sekaligus meneladani ajaran Rasulullah SAW.

Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa haul merupakan wujud penghormatan kepada para Raja, Sultan, pejuang, dan orang tua yang telah berjasa membangun Kutai Kartanegara.

Menurutnya, melalui doa dan peringatan ini, masyarakat diingatkan untuk senantiasa mendoakan kebaikan bagi para leluhur, sekaligus memohon ampun atas segala kekurangan yang pernah ada.

Haul juga diharapkan terus digelar rutin setiap tahun, sebagai sarana doa bersama, sekaligus menjadi pembuka yang khidmat sebelum dimulainya rangkaian Erau Adat Kutai.

“Doa ini menjadi wasilah agar amal para pendahulu diterima sebagai ibadah,” jelas Ahmad Yani, Rabu (17/9/2025).

Acara haul tahun ini diisi dengan ceramah agama, pembacaan barzanji, serta shalawatan yang ramai diikuti masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan ini menandakan bahwa Kutai Kartanegara terus berupaya menjaga tradisi, memperkuat iman, serta memohon keberkahan agar daerah ini senantiasa dilimpahi kebaikan.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Diguyur Hujan, Festival Budaya Dayak Kenyah Tetap Dipadati Ribuan Pengunjung

29 Juni 2026 - 10:02 WITA

a127

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Diserbu Pengunjung, Panitia Dorong Peningkatan Fasilitas

29 Juni 2026 - 09:00 WITA

a126

Festival Budaya Dayak Kenyah Ditutup Meriah, Ketua Adat Pampang Bangga Antusiasme Masyarakat

29 Juni 2026 - 08:00 WITA

a125

Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda

25 Juni 2026 - 19:00 WITA

a99

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

HUT ke-53 Desa Budaya Pampang, Andi Harun Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya dan Kelestarian Alam

25 Juni 2026 - 13:00 WITA

a93
Trending di BERITA DAERAH