Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

SENI BUDAYA · 23 Sep 2025 09:15 WITA ·

Malam Pertama Erau 2025, Disdikbud Kukar Tekankan Pentingnya Lestarikan Tradisi


 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, saat melaksanakan ritual sakral Bepelas malam pertama di Ruang Setingkil Keraton Kutai. (Foto. Dok: Awal) Perbesar

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, saat melaksanakan ritual sakral Bepelas malam pertama di Ruang Setingkil Keraton Kutai. (Foto. Dok: Awal)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Malam pertama rangkaian Erau Adat Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2025 diawali dengan prosesi sakral Bepelas Sultan yang digelar di Keraton, Minggu (21/9/2025) malam. Sebelumnya, sore hari telah dilaksanakan prosesi Beluluh sebagai pembuka upacara adat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Puji Utomo, menuturkan tradisi sakral ini rutin diikuti setiap tahun, bahkan sejak masa Sultan Aji Muhammad Salehuddin II hingga kini dilanjutkan oleh putranya, Sultan Aji Muhammad Arifin, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI.

Puji menjelaskan, dalam prosesi Bepelas turut ditampilkan tari-tarian sakral yang hanya bisa dibawakan oleh putra-putri bangsawan. Selain itu, Disdikbud Kukar juga berperan mendukung penampilan seni melalui sanggar kesenian Cahaya Kedaton.

“Tujuan utama kami tentu untuk memperkenalkan budaya sekaligus mengajak generasi muda agar semakin peduli pada kebudayaan. Karena kebudayaan adalah jati diri kita,” ungkap Puji.

Ia berharap keberlangsungan tradisi Erau dapat terus dijaga, menjadi sarana edukasi, sekaligus memperkuat identitas masyarakat Kutai Kartanegara di tengah perkembangan zaman.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Diguyur Hujan, Festival Budaya Dayak Kenyah Tetap Dipadati Ribuan Pengunjung

29 Juni 2026 - 10:02 WITA

a127

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Diserbu Pengunjung, Panitia Dorong Peningkatan Fasilitas

29 Juni 2026 - 09:00 WITA

a126

Festival Budaya Dayak Kenyah Ditutup Meriah, Ketua Adat Pampang Bangga Antusiasme Masyarakat

29 Juni 2026 - 08:00 WITA

a125

Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda

25 Juni 2026 - 19:00 WITA

a99

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

HUT ke-53 Desa Budaya Pampang, Andi Harun Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya dan Kelestarian Alam

25 Juni 2026 - 13:00 WITA

a93
Trending di BERITA DAERAH