KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Salah satu yang menjadi perhatian tahun ini adalah Pelatihan Security Garda Pratama, kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, mengatakan bahwa pelatihan ini berawal dari aspirasi organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan. Banyak pemuda menunjukkan minat untuk bekerja sebagai tenaga keamanan, namun terkendala sertifikasi yang menjadi syarat penting dunia kerja.
“Memang ini sudah kami programkan dan kami siapkan berdasarkan aspirasi mereka juga,” ujarnya di Tenggarong, Kamis (27/11/2025).
Derry menjelaskan bahwa sertifikasi Garda Pratama kini menjadi standar utama bagi tenaga keamanan profesional. Banyak perusahaan mengutamakan personel yang tersertifikasi, karena dinilai memiliki kompetensi, kedisiplinan, serta pemahaman hukum yang lebih baik terkait tugas pengamanan.
“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan pemuda di lapangan. Sertifikat ini menjadi syarat utama untuk masuk ke dunia kerja di bidang pengamanan,” jelasnya.
Pelatihan sendiri dilaksanakan selama sekitar sepuluh hari di SKB Tenggarong Seberang. Peserta dibekali berbagai keterampilan dasar, mulai dari teknik pengamanan, etika tugas, kedisiplinan, hingga pemahaman regulasi terkait operasional petugas keamanan.
Dispora Kukar memastikan bahwa seluruh peserta akan menerima surat keterangan kelulusan terlebih dahulu sebelum sertifikat resmi diterbitkan dalam kurun waktu tiga bulan. Surat keterangan tersebut sudah dapat digunakan untuk melamar pekerjaan.
“Mudah-mudahan setelah pelatihan selesai, mereka dapat langsung memanfaatkan surat keterangan kelulusan sebagai dasar melamar kerja,” kata Derry.
Tak hanya memberikan pelatihan, pihak penyelenggara juga membuka peluang membantu proses penyaluran kerja bagi peserta. Harapannya, para pemuda segera mendapatkan kesempatan bekerja sesuai kompetensi dan wilayah domisili.
Berdasarkan data Dispora, sekitar 60 peserta mengikuti pelatihan tahun ini, termasuk 20 pemuda yang direkomendasikan oleh KNPI melalui DPK kecamatan. Kolaborasi ini dinilai menjadi contoh sinergi yang baik dalam memperluas peluang ekonomi bagi pemuda Kukar.
“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah dan organisasi pemuda harus saling bersinergi untuk mendorong kemandirian pemuda,” ujar Derry.
Ia berharap pelatihan Garda Pratama dapat terus dilanjutkan setiap tahun sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi generasi muda menghadapi dunia kerja.
“Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak pemuda yang terbantu,” pungkasnya.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















