Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 28 Nov 2025 13:30 WITA ·

KORMI Kukar Gencarkan Pelestarian Olahraga Tradisional


 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, tampak mencoba permainan tradisional Katepel. Ia didampingi Ketua KORMI Kukar, Lukman, serta para penggiat olahraga tradisional. Momen ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah bersama KORMI dalam melestarikan serta mempromosikan permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya dan aktivitas olahraga masyarakat di Kukar. (Dok. Kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, tampak mencoba permainan tradisional Katepel. Ia didampingi Ketua KORMI Kukar, Lukman, serta para penggiat olahraga tradisional. Momen ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah bersama KORMI dalam melestarikan serta mempromosikan permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya dan aktivitas olahraga masyarakat di Kukar. (Dok. Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat upaya pelestarian sekaligus pengembangan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Ketua Kormi Kukar, Lukman, menegaskan bahwa olahraga tradisional bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Lukman menyebut bahwa Jenis Olahraga (Jenor) tradisional merupakan kategori dengan jumlah peserta terbanyak dalam struktur Kormi Kukar. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aktivitas berbasis budaya lokal.

“Olahraga tradisional itu banyak sekali. Ada Portina sebagai induk olahraga tradisional, di dalamnya ada begasing, sumpit, dayung, hingga aksen naga,” ujar Lukman, Jumat (28/11/2025).

Selain Portina, terdapat pula Posti sepeda ontel yang sempat mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional. Atlet dari Loa Kulu berhasil meraih medali emas pada ajang olahraga masyarakat di Lombok.

“Prestasi ini membanggakan dan membuktikan bahwa olahraga tradisional tetap memiliki daya tarik,” katanya.

Tidak hanya itu, seorang pegiat engrang asal Kedang Ipil juga berhasil meraih juara ketiga pada tingkat nasional.

“Kesertanya engrang itu lari cepat pakai alat hudung. Itu luar biasa dan patut kita banggakan,” tambah Lukman.

Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang menjaga nilai budaya yang hidup dalam masyarakat. Kategori olahraga ini dinilai mampu memperkuat rasa bangga terhadap identitas lokal.

“Melestarikan olahraga tradisional sama halnya menjaga budaya kita,” tegasnya.

Kormi Kukar berencana mempercepat pembinaan melalui kerja sama dengan sekolah, komunitas pemuda, dan pemerintah kecamatan. Regenerasi menjadi fokus utama agar olahraga tradisional tetap diminati di tengah modernisasi.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa budaya lewat olahraga itu menyenangkan, sehat, dan membanggakan,” ujar Lukman.

Ke depan, Kormi menargetkan lebih banyak festival olahraga tradisional dapat digelar di berbagai tingkatan wilayah.

“Kami berharap semakin banyak festival olahraga tradisional terselenggara di tingkat kecamatan, kabupaten hingga nasional,” harapnya.

Dukungan terhadap pengembangan olahraga tradisional juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bersinergi bersama Kormi.

“Terkait mitra Dispora seperti KONI dan KORMI, kami juga selalu memberikan dukungan terhadap olahraga tradisional dan prestasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan serta prioritas pemerintah.

“Sepanjang kemampuan anggaran memungkinkan, Dispora akan terus memberikan dukungan, baik untuk olahraga tradisional maupun olahraga prestasi,” tegasnya.

Dengan penguatan pembinaan dan pelestarian budaya, olahraga tradisional di Kutai Kartanegara diharapkan semakin berkembang sebagai kebanggaan daerah sekaligus sarana mempererat persatuan masyarakat melalui aktivitas yang sehat dan menyenangkan.

 

ADV Dispora Kukar
Pewarta : Muhammad Zailany
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH