KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong olahraga tradisional lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional. Ketua KORMI Kukar, Lukman, menegaskan bahwa pelestarian olahraga tradisional bukan hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang prestasi bagi atlet daerah. Hal itu ia sampaikan pada Jumat (28/11/2025).
Lukman menyebut potensi olahraga tradisional di Kukar cukup besar, namun belum seluruhnya terekspos secara luas.
“Sebenarnya minatnya besar, hanya saja belum terekspos,” ujarnya.
Salah satu cabang yang menjadi sorotan adalah Gasing, yang telah diakui secara nasional sebagai olahraga tak benda. Menurut Lukman, pengakuan ini menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Kukar dalam peta olahraga tradisional Indonesia.
“Gasing itu primadona kita. Nasionalnya sudah dihargai,” katanya.
Selain Gasing, Sumpit juga menjadi perhatian KORMI. Meski masih dalam proses untuk mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah pusat, KORMI Kukar meyakini sumpit memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Kita berharap sumpit bisa diakui. Kalau di Kalimantan, terutama di Tenggarong, Etam yang merawat tradisinya,” jelas Lukman.
Ia juga menyoroti perbedaan karakter olahraga tradisional di tiap daerah, seperti Belogo yang dimainkan dengan cara berbeda. Di Kukar, Belogo dimainkan di atas tanah kering, sementara daerah lain menggunakan karpet. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya standardisasi tanpa mengurangi nilai budaya lokal.
“Contoh Belogo, kita di sini pakai tanah kering,” ucapnya.
Lukman menegaskan bahwa pelestarian olahraga tradisional harus tetap mempertahankan identitas daerah, sekaligus membuka ruang untuk berprestasi.
“Bagaimana kita menyesuaikan olahraga ini tanpa menghilangkan ciri khas daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, menyatakan pemerintah siap mendukung KORMI dalam pengembangan olahraga tradisional maupun olahraga prestasi.
“Kami selalu memberikan dukungan, baik untuk olahraga tradisional maupun prestasi,” tegasnya.
Dengan sinergi antara KORMI dan Dispora, diharapkan olahraga tradisional Kukar semakin dikenal secara nasional dan mampu menjadi wahana pembinaan generasi muda.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Muhammad Zailany Editor : Fairuzzabady @2025

















