KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat sebagai salah satu indikator kualitas sumber daya manusia. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut bahwa pola hidup aktif dan bugar kini semakin menjadi gaya hidup yang diadopsi oleh warga dari berbagai kalangan.
“Kami melihat masyarakat mulai peduli dengan kesehatan dan kebugaran. Tren ini menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya kualitas hidup yang baik,” ujar Aji Ali Husni, Rabu (3/12/2025).
Menurut Ali, kesadaran hidup sehat tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga mental dan produktivitas. Masyarakat yang aktif cenderung lebih kreatif, disiplin, dan memiliki kemampuan menghadapi tekanan sehari-hari dengan lebih baik.
“Hidup sehat adalah fondasi untuk membangun masyarakat yang tangguh, produktif, dan mampu berkontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” jelasnya.
Dispora Kukar menekankan peran komunitas dalam menularkan gaya hidup sehat. Kelompok-kelompok masyarakat yang aktif bergerak, berolahraga, atau melakukan aktivitas fisik bersama, diyakini mampu menciptakan efek domino positif bagi lingkungan sekitar.
“Komunitas menjadi agen perubahan. Mereka tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga mendorong orang lain untuk mengikuti gaya hidup sehat,” tambah Ali.
Ali menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk memperkuat tren positif ini, termasuk melalui penyediaan fasilitas publik yang aman, nyaman, dan ramah untuk aktivitas fisik masyarakat. Hal ini dinilai vital agar masyarakat dapat mempertahankan konsistensi hidup sehat.
“Fasilitas publik yang memadai akan mempermudah masyarakat untuk tetap aktif bergerak. Ini bagian dari strategi jangka panjang membangun SDM yang unggul di Kukar,” ucapnya.
Selain itu, Dispora Kukar melihat peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai komunitas, sekolah, hingga organisasi kepemudaan, untuk menumbuhkan kesadaran hidup sehat lebih luas. Ali menekankan bahwa sinergi ini akan memperkuat budaya kesehatan di masyarakat.
“Hidup sehat tidak bisa dicapai sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat akan mempercepat terbentuknya pola hidup yang bermanfaat bagi semua,” ujarnya.
Aji Ali Husni optimistis, dengan kesadaran masyarakat yang terus meningkat dan dukungan pemerintah, tren hidup sehat akan menjadi bagian dari budaya lokal, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kutai Kartanegara.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















