KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan pentingnya penguatan ekosistem wirausaha muda untuk mendorong inovasi dan daya saing produk lokal. Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyebut pengembangan UMKM tidak hanya soal produksi, tetapi juga strategi pemasaran, branding, dan pengelolaan data usaha.
“UMKM muda harus dilihat sebagai motor inovasi daerah. Tidak cukup hanya membuat produk, mereka juga perlu strategi untuk memperluas pasar dan membangun brand,” ujar Dery Wardhana, Senin (1/12/2025).
Menurut Dery, penguatan ekosistem UMKM dapat dilakukan melalui pendampingan, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi digital. Hal ini diyakini mampu memperluas jaringan bisnis, meningkatkan kualitas produk, dan mempermudah akses terhadap pasar regional maupun nasional.
“Kolaborasi antarinstansi dan komunitas penting untuk memberikan ruang bagi UMKM muda belajar dan berinovasi. Dengan pendekatan ini, produk lokal bisa lebih kompetitif,” jelasnya.
Dispora Kukar juga mendorong pentingnya pengelolaan data usaha yang terstruktur. Menurut Dery, data yang lengkap akan memudahkan pemerintah maupun pihak swasta memberikan dukungan yang tepat, mulai dari pelatihan, pendanaan, hingga promosi produk.
“Big data UMKM akan menjadi fondasi untuk perencanaan program pengembangan yang lebih efektif. Ini membantu pemuda pelaku usaha agar tidak hanya kreatif, tapi juga strategis dalam mengembangkan bisnis,” tambahnya.
Selain itu, Dery menekankan perlunya fokus pada inovasi produk lokal. UMKM muda didorong untuk terus berinovasi dalam rasa, desain, kemasan, dan layanan, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Produk lokal harus punya ciri khas dan kualitas yang konsisten. Inovasi adalah kunci agar masyarakat semakin mengenal dan percaya pada produk kita,” ungkapnya.
Pendampingan dan pembinaan yang diberikan Dispora Kukar diharapkan mampu menciptakan wirausaha muda yang mandiri, kreatif, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi secara optimal. Dery menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui UMKM.
“Kami ingin UMKM muda menjadi penggerak ekonomi kreatif, bukan sekadar pelaku usaha, tetapi juga inovator yang membangun nama baik Kukar,” ujarnya.
Dengan fokus pada inovasi produk, penguatan jaringan, dan pemanfaatan teknologi, Dispora Kukar optimistis UMKM muda dapat tumbuh lebih kompetitif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pilar utama dalam pengembangan ekonomi lokal.
ADV Dispora Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















