Menu

Mode Gelap
Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat Pansus I DPRD Samarinda Tampung Keluhan Pengusaha Reklame, Perizinan dan PBG Jadi Sorotan Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

BERITA DAERAH · 5 Des 2025 19:15 WITA ·

Dispora Kukar Dorong Standardisasi Manajemen SSB Demi Pembinaan yang Lebih Terukur


 Tampak kegiatan rutin SSB Al Hidayah Vamous Soccer Tenggarong yang terus melakukan pembinaan bagi pesepak bola usia dini. Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara mulai mendorong penerapan sistem manajemen yang lebih terstandardisasi di seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB). (Dok. Indirwan) Perbesar

Tampak kegiatan rutin SSB Al Hidayah Vamous Soccer Tenggarong yang terus melakukan pembinaan bagi pesepak bola usia dini. Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara mulai mendorong penerapan sistem manajemen yang lebih terstandardisasi di seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB). (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mendorong penerapan sistem manajemen yang lebih terstandardisasi di seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB). Langkah ini dinilai penting agar pola pembinaan usia dini berjalan lebih terarah dan mampu menghasilkan bibit atlet yang kompetitif.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa pembinaan tidak hanya bertumpu pada fasilitas latihan, tetapi juga pada tata kelola SSB yang profesional.

“Banyak SSB yang sudah berkembang pesat, tetapi belum memiliki struktur manajemen yang rapi. Ini berdampak pada konsistensi latihan, adminstrasi pemain, hingga perencanaan program jangka panjang,” ungkapnya, Jumat (5/12/2025).

Dispora kini menekankan pentingnya pencatatan data atlet, penyusunan kurikulum latihan, hingga pembagian tugas antara pengurus dan pelatih. Menurut Aji Ali, aspek itu kerap terabaikan, padahal sangat penting dalam memudahkan monitoring pembinaan.

“Kami ingin semua SSB punya pedoman pembinaan yang jelas. Dari jadwal latihan, rekam perkembangan pemain, sampai penilaian fisik dan tekniknya. Ini yang sedang kami dorong,” jelasnya.

Selain pendampingan, Dispora juga menyiapkan workshop manajemen SSB yang akan digelar secara bertahap di setiap kecamatan. Pelatihan ini akan melibatkan pengurus SSB, pelatih, dan komunitas sepak bola lokal.

Aji Ali menegaskan bahwa standardisasi bukan untuk membatasi kreativitas SSB, melainkan untuk memperkuat pondasi pembinaan jangka panjang.

“Kalau manajemennya kuat, pembinaan jadi lebih konsisten. Anak-anak bisa berkembang lebih baik, dan SSB bisa berkompetisi secara sehat,” tegasnya.

Dispora berharap dengan penguatan tata kelola ini, Kukar mampu menjadi salah satu daerah dengan ekosistem sepak bola usia dini paling siap di Kalimantan Timur.

 

ADV Dispora Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda

3 Juni 2026 - 19:00 WITA

kota0003

HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat

3 Juni 2026 - 18:00 WITA

kota0002

Pansus I DPRD Samarinda Tampung Keluhan Pengusaha Reklame, Perizinan dan PBG Jadi Sorotan

3 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota0001

Sekdes Loa Kulu Kota: Perang Melawan Narkoba Butuh Keterlibatan Seluruh Masyarakat

3 Juni 2026 - 16:00 WITA

loakul05

Camat Loa Kulu Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba, Ajak Seluruh Desa Perangi Peredaran Barang Haram

3 Juni 2026 - 15:00 WITA

loakul03

Dishub Samarinda Tegas Tolak Operasional Bajaj, Kendaraan Roda Tiga Masih Dilarang Melintas di Jalan Kota

3 Juni 2026 - 13:00 WITA

dis001
Trending di BERITA DAERAH