Menu

Mode Gelap
KONI Samarinda Minta Kepastian Dukungan Porprov 2026, DPRD Siap Bahas Lanjutan KONI Samarinda Siapkan Hingga 1.700 Atlet Untuk Porprov Kaltim 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kesiapan Porprov, Anggaran Kontingen Belum Tersedia Dispursip Samarinda Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Literasi dan Kearsipan

BERITA DAERAH · 5 Des 2025 19:15 WITA ·

Dispora Kukar Dorong Standardisasi Manajemen SSB Demi Pembinaan yang Lebih Terukur


 Tampak kegiatan rutin SSB Al Hidayah Vamous Soccer Tenggarong yang terus melakukan pembinaan bagi pesepak bola usia dini. Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara mulai mendorong penerapan sistem manajemen yang lebih terstandardisasi di seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB). (Dok. Indirwan) Perbesar

Tampak kegiatan rutin SSB Al Hidayah Vamous Soccer Tenggarong yang terus melakukan pembinaan bagi pesepak bola usia dini. Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara mulai mendorong penerapan sistem manajemen yang lebih terstandardisasi di seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB). (Dok. Indirwan)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mendorong penerapan sistem manajemen yang lebih terstandardisasi di seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB). Langkah ini dinilai penting agar pola pembinaan usia dini berjalan lebih terarah dan mampu menghasilkan bibit atlet yang kompetitif.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa pembinaan tidak hanya bertumpu pada fasilitas latihan, tetapi juga pada tata kelola SSB yang profesional.

“Banyak SSB yang sudah berkembang pesat, tetapi belum memiliki struktur manajemen yang rapi. Ini berdampak pada konsistensi latihan, adminstrasi pemain, hingga perencanaan program jangka panjang,” ungkapnya, Jumat (5/12/2025).

Dispora kini menekankan pentingnya pencatatan data atlet, penyusunan kurikulum latihan, hingga pembagian tugas antara pengurus dan pelatih. Menurut Aji Ali, aspek itu kerap terabaikan, padahal sangat penting dalam memudahkan monitoring pembinaan.

“Kami ingin semua SSB punya pedoman pembinaan yang jelas. Dari jadwal latihan, rekam perkembangan pemain, sampai penilaian fisik dan tekniknya. Ini yang sedang kami dorong,” jelasnya.

Selain pendampingan, Dispora juga menyiapkan workshop manajemen SSB yang akan digelar secara bertahap di setiap kecamatan. Pelatihan ini akan melibatkan pengurus SSB, pelatih, dan komunitas sepak bola lokal.

Aji Ali menegaskan bahwa standardisasi bukan untuk membatasi kreativitas SSB, melainkan untuk memperkuat pondasi pembinaan jangka panjang.

“Kalau manajemennya kuat, pembinaan jadi lebih konsisten. Anak-anak bisa berkembang lebih baik, dan SSB bisa berkompetisi secara sehat,” tegasnya.

Dispora berharap dengan penguatan tata kelola ini, Kukar mampu menjadi salah satu daerah dengan ekosistem sepak bola usia dini paling siap di Kalimantan Timur.

 

ADV Dispora Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KONI Samarinda Minta Kepastian Dukungan Porprov 2026, DPRD Siap Bahas Lanjutan

20 Juli 2026 - 21:00 WITA

C15

KONI Samarinda Siapkan Hingga 1.700 Atlet Untuk Porprov Kaltim 2026

20 Juli 2026 - 20:00 WITA

C14

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kesiapan Porprov, Anggaran Kontingen Belum Tersedia

20 Juli 2026 - 19:00 WITA

C13

Dispursip Samarinda Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi

20 Juli 2026 - 18:00 WITA

C12

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Literasi dan Kearsipan

20 Juli 2026 - 17:00 WITA

C11

Disdikbud Balikpapan Ajukan Dana BTT Untuk Perbaiki Jalan Menuju SDN 022

20 Juli 2026 - 16:00 WITA

C10
Trending di BERITA DAERAH