Menu

Mode Gelap
Disparpora Balikpapan Percepat Rencana Sirkuit Lamaru, DED Diusulkan Masuk Perubahan APBD 2026 Enam Fraksi DPRD Balikpapan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Hasil Uji Debu di Kilang Pertamina Dinyatakan Aman, Pemkot Minta Sop Dievaluasi Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

BERITA DAERAH · 27 Mar 2026 15:00 WITA ·

Lonjakan Wisata Edukasi, Museum Mulawarman Diserbu Pengunjung Usai Lebaran


 Lonjakan Wisata Edukasi, Museum Mulawarman Diserbu Pengunjung Usai Lebaran Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Jumlah pengunjung Museum Mulawarman di Tenggarong mengalami peningkatan signifikan setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa destinasi wisata sejarah dan edukasi di Kalimantan Timur semakin diminati.

Peningkatan ini terlihat dari jumlah kunjungan harian yang terus bertambah. Pada hari biasa, pengunjung berkisar antara 100 hingga 150 orang, sementara pada akhir pekan dapat mencapai sekitar 500 orang.

Tour guide Museum Mulawarman, Kasran, menyebut lonjakan paling signifikan terjadi setelah Lebaran, dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.000 orang dalam satu hari. “Setelah Lebaran, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan. Banyak masyarakat yang datang untuk belajar sejarah sekaligus berwisata,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, tingginya minat tersebut tidak terlepas dari daya tarik Museum Mulawarman yang merupakan bekas istana Kesultanan Kutai dan memiliki nilai sejarah tinggi. Bangunan yang didirikan pada 1935 dan selesai pada 1938 ini pernah ditempati Sultan Kutai ke-19 sebelum akhirnya difungsikan sebagai museum.

Selain itu, pengunjung juga tertarik melihat langsung berbagai koleksi bersejarah, seperti tujuh prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta, lambang kerajaan Lembuswana, hingga singgasana sultan dan permaisuri.

Tidak hanya wisatawan lokal, pengunjung juga datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, didorong keinginan untuk menyaksikan peninggalan kerajaan tertua di Indonesia.

Museum Mulawarman sendiri buka mulai pukul 09.00 WITA saat masa libur, dan pukul 08.00 hingga 16.00 WITA pada hari biasa. Tarif masuk ditetapkan sebesar Rp10 ribu untuk dewasa, Rp5 ribu untuk anak-anak, dan Rp15 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Pengelola berharap tingginya jumlah kunjungan ini dapat terus mendorong fungsi museum sebagai sarana edukasi, khususnya bagi pelajar, dalam mempelajari sejarah dan budaya Kalimantan Timur.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disparpora Balikpapan Percepat Rencana Sirkuit Lamaru, DED Diusulkan Masuk Perubahan APBD 2026

20 Juli 2026 - 13:00 WITA

C7

Enam Fraksi DPRD Balikpapan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

20 Juli 2026 - 12:00 WITA

C6

Hasil Uji Debu di Kilang Pertamina Dinyatakan Aman, Pemkot Minta Sop Dievaluasi

20 Juli 2026 - 11:00 WITA

C5

Dovy Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Meski Beda Dapil

19 Juli 2026 - 21:00 WITA

C4

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1
Trending di BERITA DAERAH