Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

SENI BUDAYA · 25 Sep 2025 15:15 WITA ·

Tradisi Beseprah Di Tanah Kutai, Jalin Kebersamaan dan Keakraban


 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta pejabat daerah dan unsur Forkopimda saat menghadiri upacara Beseprah. (Foto. Dok: Prokom & Dokpim Kukar) Perbesar

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI, Aji Muhammad Arifin, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, serta pejabat daerah dan unsur Forkopimda saat menghadiri upacara Beseprah. (Foto. Dok: Prokom & Dokpim Kukar)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Disela-sela Erau Adat Kutai, ada salah satu tradisi menarik yang layak untuk di simak dan di ikuti yakni Beseprah.

Tradisi sarapan massal yang di ikuti berbagai lapisan masyarakat, pejabat daerah dan kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di depan Museum Mulawarman, Tenggarong, Kamis (25/9/2025).

Meski pesertanya berasal dari status sosial yang beragam, saat berlangsungnya acara ini perbedaan sama sekali tidak terasa, bersama-sama duduk bersila menyantap hidangan dalam suasana akrab yang amat kental.

Dalam Beseprah para hadirin duduk secara berkelompok mengelilingi hidangan yang telah disediakan.

Dimasa lalu, Beseprah diselenggarakan Sultan yang berkuasa sebagai jamuan persembahan untuk rakyatnya.

Jamuan tersebut menjadi simbolisasi harapan dan doa yang dipanjatkan oleh Sultan, agar dapat menjadi pemimpin yang selalu mengayomi masyarakat.

Acara itupun sebagai perlambang keinginan Sultan untuk membaur dan merasakan yang dirasakan oleh rakyatnya.

Tak hanya itu, beseprah ini juga merupakan tradisi yang ada di tanah Kutai, dengan makna untuk menjalin keakraban dan kebersamaan bagi masyarakat di Kabupaten tertua di Timur Borneo.

Penyelenggaraan Beseprah ini setiap tahunnya dapat dimaknai sebagai ajang rasa persaudaraan warga antar sesame, hingga menjalin kebersamaan.

Tradisi itu juga, terdapat pesan moral bahwa seorang pemimpin haruslah dekat serta membaur dengan semua rakyatnya.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan, agar seluruh elemen masyarakat untuk memetik makna dari tradisi Kesultanan Kutai Ing Martadipura yang telah diwariskan oleh para leluhur terdahulu.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Erau 2026 Dikawal Kejaksaan, Pemkab Kukar Perkuat Penataan Aset Daerah

20 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g74

Erau 2026 Dikawal Kejaksaan, Kesultanan Kukar Perkuat Sinergi Jaga Adat dan Budaya

20 Agustus 2026 - 12:00 WITA

g73

Jepen Street Dance Hidupkan Warisan Budaya Kaltim di Tengah CFD Samarinda

9 Agustus 2026 - 13:00 WITA

f11

Petala Borneo Guncang IDEF 2026, Ajak Penonton Dunia Datang ke Erau Kukar

25 Juli 2026 - 17:00 WITA

d56

Diguyur Hujan, Festival Budaya Dayak Kenyah Tetap Dipadati Ribuan Pengunjung

29 Juni 2026 - 10:02 WITA

a127

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Diserbu Pengunjung, Panitia Dorong Peningkatan Fasilitas

29 Juni 2026 - 09:00 WITA

a126
Trending di BERITA DAERAH