Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

BERITA DAERAH · 22 Feb 2026 11:00 WITA ·

Luah Palla, Nadi Air yang Menyanyikan Kehidupan Sangkuliman


 Lanskap keindahan Luah Palla di Desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara. Aliran luah ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat, dimanfaatkan sebagai jalur transportasi air sekaligus sumber penghidupan, mulai dari aktivitas perikanan hingga mobilitas warga sehari-hari. Dok: Rojali – Pokdarwis BMT Sangkuliman. Perbesar

Lanskap keindahan Luah Palla di Desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara. Aliran luah ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat, dimanfaatkan sebagai jalur transportasi air sekaligus sumber penghidupan, mulai dari aktivitas perikanan hingga mobilitas warga sehari-hari. Dok: Rojali – Pokdarwis BMT Sangkuliman.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di sudut tenang Desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, terbentang sebuah jalur air yang seolah menjadi urat nadi kehidupan warga. Namanya Luah Palla, percabangan sungai alami yang mengalir lembut di antara hijaunya pepohonan dan sunyinya alam yang masih terjaga.

Luah ini terhubung langsung dengan Danau Semayang, Danau Saguntur, hingga aliran anak Sungai Mahakam, membentuk rangkaian perairan sepanjang hampir tiga kilometer yang menyatukan banyak titik penting seperti Luah Kijang, Luah Ulaman, Tanjung Rappeh, Tanjung Palla, dan Luah Caki. Dari udara, bentang itu tampak seperti guratan alami yang membelah hamparan hijau hutan rawa.

Ketua Pokdarwis Bertata Menata Tertata (BMT) Sangkuliman, Rojali, menyebut Luah Palla bukan sekadar aliran air, melainkan bagian dari denyut kehidupan masyarakat setempat.

“Luah Palla tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi air, tetapi juga menjadi titik perairan khas yang mencerminkan keterkaitan masyarakat Sangkuliman dengan alam dan sungai,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Airnya yang tenang dan jernih menjadikan luah ini sebagai jalur utama perahu warga mulai dari perahu kecil, long boat, hingga kapal ferry yang menghubungkan aktivitas sehari-hari dan perjalanan antarwilayah. Di kiri dan kanan alirannya, pepohonan tua berdiri kokoh, menciptakan lorong alami yang sejuk dan menenangkan.

Bagi Pokdarwis BMT, Luah Palla juga menjadi “panggung” utama konsep wisata susur danau, sungai, dan luah. Wisatawan diajak menyusuri aliran air menggunakan long boat atau ces ketinting, menikmati harmoni alam yang jarang tersentuh modernisasi.

“Banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, merasa kagum karena luah ini diapit danau serta aliran Sungai Mahakam. Pemandangannya benar-benar alami,” kata Rojali.

Saat musim pasang besar, jalur air kadang tertutup gulma. Namun, semangat gotong royong warga selalu hadir. Bersama komunitas, mereka membersihkan dan membuka kembali jalur tersebut agar tetap bisa dilalui.

Melihat potensi yang dimiliki, masyarakat dan Pokdarwis terus menjaga kawasan ini sebagai konservasi alam. Selain pariwisata, luah juga menopang perikanan dan aktivitas UMKM warga, menjadi fondasi ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar panorama memikat, Luah Palla juga menjadi ruang belajar ekologi. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan, tetapi juga memahami bagaimana alam, air, dan manusia hidup dalam keseimbangan.

Di sanalah, di antara riak air yang tenang dan bisik dedaunan, Luah Palla terus mengalir membawa cerita, harapan, dan kehidupan bagi Sangkuliman, desa ekowisata yang tumbuh dari keselarasan dengan alam.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761
Trending di BERITA DAERAH